0
Thumbs Up
Thumbs Down

Mahfud: RI-Malaysia Sama-Sama Ingin Mendirikan Negara Islami

Republika Online
Republika Online - Sun, 26 Jan 2020 03:47
Dilihat: 29
Mahfud: RI-Malaysia Sama-Sama Ingin Mendirikan Negara Islami

JAKARTA --- Menteri Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD mengatakan Indonesia dan Malaysia memiliki kesamaan yaitu ingin membangun negara yang Islami. Yaitu, negara menerapkan nilai-nilai Islam.

"Saya tak mengatakan mendirikan negara Islam tapi nilai-nilai Islam. Sebab itu saya sering menggunakan istilah kita tak perlu negara Islam tapi perlu negara Islami. Islami itu kata sifat, jujur, sportif, bersih, taat hukum, anti korupsi, pokoknya yang baik-baik itu islami. Sehingga seperti New Zeland bukan negara Islam tapi negara islami," kata Mahfud saat mengisi diskusi dengan tema Harapan Baru Dunia Islam: Meneguhkan Hubungan Indonesia-Malaysia di Gedung PBNU pada Sabtu (25/1).

Mahfud menjelaskan, Indonesia dan Malaysia sama-sama ingin membangun negara yang Islami dan percaya bahwa bernegara merupakan sunnatullah. Artinya sudah menjadi kodrat bagi setiap orang untuk bernegara dan mempunyai pemerintahan. Kendati demikian, Indonesia dan Malaysia menurut Mahfud juga mempunyai pendapat yang sama bahwa tak ada satu sistem khilafah tertentu yang harus diikuti menurut Al Qur'an dan Sunah.

"Sebab itu Indonesia memilih bentuk republik dengan presidensil, Malaysia memilih bentuk kerajaan. Apakah itu melanggar Al Quran dan sunah? Tidak. Karena memang di Al Quran dan Sunnah tidak ada ajaran bentuk negara. Bahwa manusia bernegara ya, bentuknya seperti apa? terserah," tuturnya.

Mahfud juga menjelaskan agama melarang untuk mendirikan negara seperti yang didirikan nabi. Sebab, negara yang didirikan nabi merupakan teokrasi di mana Nabi memiliki tiga kekuasaan sekaligus yaitu legislatif, yudikatif, dan eksekutif.

"Ada masalah hukum minta ke nabi, nabi buat hukumnya. Yang menjalankan pemerintahan sehari-hari nabi. Kalau ada orang berperkara datang ke nabi juga. Sekarang tak bisa, haram kalau ada," kata Mahfud.

Sebab itu, menurut Mahfud pilihan bentuk negara dan sistem negara yang beragam seperti yang dipilih Indonesia dengan republik dan Malaysia dengan kerajaan sama benarnya dan tidak bertentangan dengan syariat.

"Kita hanya ingin melaksanakan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bersama," tuturnya.

Sementara, Menteri Pertahanan Malaysia Mohamad Sabu menilai, sejumlah negara dengan mayoritas umat Islam justru tertinggal karena hanya membaca Quran dan sunah, tetapi tidak menjalankannya. Ia yakin, apabila Malaysia serta Indonesia yang memiliki umat Islam yang besar dapat melawan korupsi, kebangkitan Islam akan berpindah ke timur.


"Islam akan diangkat oleh Indonesia dan Malaysia," kata dia.

Berita Terkait
  • KH Said Aqil Siroj: Budaya Kita Lebih Mulia Dari Arab
  • Mahfud MD: Indonesia-Malaysia Sama-sama Anut Islam Wasatiyah
  • Mahfud Tolak Tawaran Bantuan AS Amankan Natuna
Berita Lainnya
  • Mantan Pejabat OMA Ditunjuk Duterte untuk Otonomi Bangsamoro
  • Gunungkidul Vaksin 11.616 Hewan Ternak

Mahfud: RI-Malaysia Sama-Sama Ingin Mendirikan Negara Islami

Mahfud: RI-Malaysia Sama-Sama Ingin Mendirikan Negara Islami

Mahfud: RI-Malaysia Sama-Sama Ingin Mendirikan Negara Islami

Mahfud: RI-Malaysia Sama-Sama Ingin Mendirikan Negara Islami

Mahfud: RI-Malaysia Sama-Sama Ingin Mendirikan Negara Islami

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya