0
Thumbs Up
Thumbs Down

Makassar Tertinggi Kasus HIV/AIDS, Ini Tindakan Pj Wali Kota

inipasti
inipasti - Fri, 11 Oct 2019 19:14
Dilihat: 26
Makassar Tertinggi Kasus HIV/AIDS, Ini Tindakan Pj Wali Kota

INIPASTI.COM, BALI - Setelah Papua, Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi provinsi terbesar kedua dengan penemuan kasus HIV/AIDS di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Dari 24 kabupaten/kota di Provinsi Sulsel, Kota Makassar menjadi daerah yang tertinggi terkait hal tersebut.

Berdasarkan rilis Humas Pemerintah Kota (Pemkot), Makassar berada pada angka prevalensi 0,5 per 1000 penduduk di tiap tahunnya. Tahun 2016 temuan kasus baru HIV sejumlah 773 orang, tahun 2017 meningkat sebanyak 1.038 orang, tahun 2018 sebanyak 772 orang.

Data tersebut berdasarkan metode screening HIV pada kelompok beresiko untuk mendeteksi kasus baru di masyarakat. Hal itu sesuai dengan Permenkes tentang program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDA yang telah diatur untuk dilakukan di semua provinsi, dan kabupaten/kota.

Mengetahui hal tersebut, Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb merasa terpanggil untuk melakukan tindakan pencegahan. Lewat Technical Workshop on Fast Track Strategy to End AIDS Epidemic and ASEAN Getting to Zero Mayors Meeting, dia menyerukan perang terhadap HIV/AIDS.

Melalui acara yang berlangsung di hotel Westin Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat, 11 Oktober 2019, Iqbal Suhaeb membeberkan program-program terkait upaya Pemkot dalam memerangi penyakit mematikan itu.

Iqbal Suhaeb mengatakan bahwa berbagai program di Indonesia, banyak uang diawali di Makassar sebagai program percontohan atau pilot project. Salah satunya adalah kebijakan Strategic Use for ARV Ttreatment (SUFA) yang dimulai di tahun 2013 di 8 kota di Indonesia termasuk Makassar yang menganjurkan pemeriksaan HIV bagi ibu hamil yang melakukan Ante Natal Care di beberapa Puskesmas saja.

Terobosan tersebut mengharuskan ibu hamil melakukan pemeriksaan HIV saat memeriksakan kandungannya. Dengan itu, screening HIV untuk ibu hamil bisa dilakukan di seluruh Puskesmas di Kota Makassar.

Screening/skrining HIV juga dilakukan pada penderita Tuberkulosis (TBC), Hepatitis, dan warga binaan. Tindakan ini sangat membantu dalam hal penemuan kasus baru HIV. Intervensi terhadap pengidap HIV/AIDS pun bisa dilakukan segera.

"Pada saat ini, meskipun layanan program HIV telah semakin diperluas ke kabupaten/kota lain, namun masih banyak Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang lebih memilih berobat atau melanjutkan pengobatan di Kota Makassar," kata Iqbal Suhaeb.

Pernyataan Pj Wali Kota tentang kecenderungan berobat di Makassar tak terlepas dari sarana dan prasarana yang memadai. Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlatih pun siap sedia melayani ODHA di Kota Makassar. Sehingga, penderita yang berdomisili di luar kota juga datang ke Makassar.

(Resti Setiawati)


The post Makassar Tertinggi Kasus HIV/AIDS, Ini Tindakan Pj Wali Kota appeared first on Inipasti.com.

Sumber: inipasti

Makassar Tertinggi Kasus HIV/AIDS, Ini Tindakan Pj Wali Kota

Makassar Tertinggi Kasus HIV/AIDS, Ini Tindakan Pj Wali Kota

Makassar Tertinggi Kasus HIV/AIDS, Ini Tindakan Pj Wali Kota

Makassar Tertinggi Kasus HIV/AIDS, Ini Tindakan Pj Wali Kota

Makassar Tertinggi Kasus HIV/AIDS, Ini Tindakan Pj Wali Kota

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya