0
Thumbs Up
Thumbs Down

Makin Sering Kritik Jokowi, Said Aqil: Terowongan Gak Ada Urgensinya, Demi Politik Doang

wartaekonomi
wartaekonomi - Mon, 10 Feb 2020 11:59
Dilihat: 17
Jakarta

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Said Aqil Siradj menyatakan, pembangunan terowongan bawah tanah yang akan dibangun antara Istiqlal-Katederal tak perlu. Sebaliknya, menurut dia, akan lebih baik jika dibangun kerja sama di bidang lainnya.

"Baik di bidang teknologi atau ekonomi. Atau berbagi informasi dan saling menjalin kebersamaan sikap, terkait kondisi dalam dan luar negeri," ujar dia, Minggy (9/2/2020).

Sambung dia, hal tersebut dinilai lebih bermanfaat dan bisa menjaga martabat bangsa ke depannya. Dia menegaskan, pembangunan terowongan antardua rumah ibadah beda agama itu dinilai tidak perlu.

Baca Juga: Istana Beberkan 4 Pertimbangan Pemulangan WNI Eks ISIS

Bahkan, Kiai Said Aqil menyatakan bahwa pembangunan itu tak ada nilainya. "Apa urgensinya terowongan itu?" tanya dia.

Secara umum, terowongan antar rumah ibadah itu dipandang Istana sebagai mobilisasi jemaah dari Istiqlal menuju Katederal atau sebaliknya. Selain tentunya dari pesan simbolik yang disampaikan.

Namun demikian, Kiai Said Aqil mempertanyakan tujuan dari proyek itu. Lebih spesifik ia mempertanyakan proyek itu hanya sebagai strategi politik semata. "Harus ada nilai," katanya.

Dalam prosesnya, rencana pembangunan terowongan silaturahmi itu pertama kali dikatakan oleh Presiden RI, Jokowi pada saat meninjau renovasi Masjid Istiqlal pada Jumat (7/2/2020) lalu.

Ke depannya, proses pembangunan terowongan bawah tanah itu akan dilakukan bersama dengan renovasi besar di Masjid Istiqlal.

Masjid Istiqlal telah direnovasi sejak Mei 2019 lalu. Lebih lanjut, masjid terbesar di Asia Tenggara itu akan diperbaiki bagian dalam masjid, selain dari kamar mandi dan fasilitas wudhunya.

Selain itu, pemasangan 104 CCTV juga akan dilakukan, bersamaan dengan penggantian karpet dan mihrab.

Penulis: Redaksi

Editor: Rosmayanti


Foto: Wahyu Putro A

Sumber: wartaekonomi

Makin Sering Kritik Jokowi, Said Aqil: Terowongan Gak Ada Urgensinya, Demi Politik Doang

Makin Sering Kritik Jokowi, Said Aqil: Terowongan Gak Ada Urgensinya, Demi Politik Doang

Makin Sering Kritik Jokowi, Said Aqil: Terowongan Gak Ada Urgensinya, Demi Politik Doang

Makin Sering Kritik Jokowi, Said Aqil: Terowongan Gak Ada Urgensinya, Demi Politik Doang

Makin Sering Kritik Jokowi, Said Aqil: Terowongan Gak Ada Urgensinya, Demi Politik Doang

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya