0
Thumbs Up
Thumbs Down

Mammoth Terakhir Mati di Pulau Tengah Samudera

inilahcom
inilahcom - Sun, 13 Oct 2019 22:22
Dilihat: 55
Mammoth Terakhir Mati di Pulau Tengah Samudera

Jakarta - Bumi pernah memiliki hewan-hewan raksasa yang kuat dan tak tertandingi, salah satunya Mammoth.

Meski gajah purba ini sudah lama punah, tapi misteri akan akhir kisah spesies tersebut masih menjadi misteri dan terus digali oleh para peneliti.

Penelitian tentang kisah Mammoth salah satunya diteliti oleh tim ilmuwan yang merupakan gabungan dari University of Helsinki, (Finlandia), University of Tuebingen (Jerman), dan The Russian Academy of Sciences (Rusia). Tim gabungan ini mencoba merekonstruksi skenario kepunahan Mammoth.

Dalam studinya, mereka mengungkap kalau Mammoth terakhir hidup di Pulau Wrangel di Samudera Arktik. Mammoth kemudian punah sekitar 4.000 tahun yang lalu dalam waktu sangat singkat.

Mengutip Science Daily, selama zaman es terakhir --sekitar 100.000 hingga 15.000 tahun yang lalu-- Mammoth tersebar luas di belahan Bumi utara dari Spanyol hingga Alaska.

Karena pemanasan global yang dimulai 15.000 tahun yang lalu, habitat mereka di Siberia Utara dan Alaska menyusut. Sementara Mammoth di Pulau Wrangel terputus dari daratan karena naiknya permukaan laut. Populasi ini pun terisolasi.

Dalam studi yang dipublikasikan di Quaternary Science Reviews, tim peneliti meneliti komposisi isotop karbon, nitrogen, belarang, dan strontium dari sekumpulan tulang dan gigi.

Fungsinya untuk mengetahui perubahan lingkungan sehingga dapat merekonstruksi pola makan serta habitat mammoth itu sendiri.

Tim melakukan penelitian tersebut pada Mammoth dari Siberia Utara, Alaska, Yukon, dan Pulau Wrangel, mulai dari 40.000 hingga 4.000 tahun.

Peneliti menemukan, sebelum Mammoth yang hidup di wilayah Rusia dan Ukrania punah, terjadi perubahan isotop yang dramatis. Hal tersebut menunjukkan adanya perubahan signifikan pada lingkungan serta diet Mammoth.

Sementara, pada Mammoth yang hidup di Pulau Wrangel, tidak menunjukkan perubahan berarti yang berpengaruh pada kehidupan Mammoth.

Lantas, jika tidak ada tekanan lingkungan mengapa Mammoth bisa punah dengan cepat?

Para peneliti percaya kombinasi habitat yang terisolasi, peristiwa cuaca ekstrem, dan bahkan penyebaran manusia prasejarah memainkan peran penting dalam kematian mammoth.

"Seperti misalnya hujan salju yang akhirnya menutupi tanah dapat mencegah hewan menemukan sumber makanan. Hal itu menyebabkan penurunan populasi yang dramatis dan akhirnya punah," jelas Herve Bocherens, salah satu peneliti di University of Tuebingen.

Penelitian sebelumnya pun sempat menemukan indikasi penurunan kualitas air di pulau tersebut. Populasi hewan terisolasi ini pun akhirnya menjadi rentan. Selain itu kontribusi perburuan manusia pun juga tak bisa dikesampingkan. [ikh]

Sumber: inilahcom

Mammoth Terakhir Mati di Pulau Tengah Samudera

Mammoth Terakhir Mati di Pulau Tengah Samudera

Mammoth Terakhir Mati di Pulau Tengah Samudera

Mammoth Terakhir Mati di Pulau Tengah Samudera

Mammoth Terakhir Mati di Pulau Tengah Samudera

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya