0
Thumbs Up
Thumbs Down

Maurizio Sarri Buat Pertahanan Juventus Jadi Sangat Ceroboh?

Football5star
Football5star - Fri, 10 Jul 2020 05:30
Dilihat: 49

Football5Star.com, Indonesia - Maurizio Sarri boleh-boleh saja tak panik menyikapi kekalahan 2-4 yang diderita Juventus dari AC Milan. Namun, dia tak dapat mengabaikan satu hal, yakni penalti yang didapatkan I Rossoneri dan dieksekusi dengan baik oleh Zlatan Ibrahimovic.

Itu adalah penalti ke-10 yang diderita Juventus pada musim ini. Mereka saat ini berada di posisi kedua bersama Brescia dan Parma. Tim asuhan Maurizio Sarri hanya lebih baik dari Lecce yang hingga saat ini sudah 12 kali dihukum penalti oleh wasit.

Jumlah tersebut di luar kebiasaan I Bianconeri. Berdasarkan laporan La Gazzetta dello Sport, dalam sepuluh musim sebelumnya, I Bianconeri paling tinggi hanya menderita 5 penalti dalam semusim.

fcinter1908.it

Musim terburuk Juventus adalah pada 2012-13 dan 2014-15. Saat itulah mereka menderita lima penalti. Adapun musim terbaik adalah pada 2016-17. Ketika itu, tim asuhan Massimiliano Allegri hanya menderita satu penalti sepanjang musim.

Bagaimana dengan musim 2018-19? Sepanjang musim itu, Juventus ternyata hanya menderita empat penalti. Dari jumlah itu, hanya dua yang berbuah gol. Jumlah tersebut sangat kontras dengan musim ini di bawah asuhan Sarri karena lawan mampu mencetak 7 dari 10 penalti ke gawang I Bianconeri.

Perubahan kebiasaan ini jadi tanggung jawab Sarri. Bagaimanapun, dia menerapkan pendekatan berbeda dari Massimiliano Allegri yang jelas-jelas menomorsatukan pertahanan. Tak ayal, Sarri pun harus memperbaiki hal ini pada sisa musim kompetisi.

Gara-Gara Tangan De Ligt dan Bonucci

Meskipun demikian, Sarri bukanlah sosok tunggal yang harus dipersalahkan atas peningkatan jumlah penalti yang diderita Juventus musim ini. Faktanya, saat menangani Napoli, jumlah penalti yang diderita timnya tidaklah banyak.

Rigori contro la Juventus divisi per motivo e per chi l'ha causato. pic.twitter.com/nJ9Q21SnQe

- Maurizio Romeo (@Mau_Romeo) July 9, 2020

Faktanya, tengok saja statistik dua musim terakhir Sarri di Napoli. I Partenopei selalu jadi salah satu tim yang paling jarang menderita penalti. Pada 2016-17, hanya 4 kali mereka dihukum penalti. Musim berikutnya malah lebih hebat, hanya 2 kali. Itu menempatkan mereka bersama Inter Milan sebagai tim yang paling jarang dikenai penalti oleh wasit.

Jika diperhatikan, ada keteledoran luar biasa yang dilakukan Juventus di pertahanan. Sebanyak 7 dari 10 penalti didapatkan lawan karena ada pemain I Bianconeri yang melakukan handball di wilayah terlarang. Dari jumlah itu, lima dilakukan duo bek tengah, Matthijs de Ligt dan Leonardo Bonucci.

Sangat mungkin itu tak terlepas dari proses adaptasi De Ligt dengan sepak bola Italia yang belum sempurna. Dia juga sepertinya belum menemukan chemistry yang baik dengan Bonucci. Patut dicatat, beberapa kali ada handball dari pemain ini yang tak dihukum oleh wasit dan menimbulkan kontroversi.


The post Maurizio Sarri Buat Pertahanan Juventus Jadi Sangat Ceroboh? appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen - Football5star.com.

Sumber: Football5star

Maurizio Sarri Buat Pertahanan Juventus Jadi Sangat Ceroboh?

Maurizio Sarri Buat Pertahanan Juventus Jadi Sangat Ceroboh?

Maurizio Sarri Buat Pertahanan Juventus Jadi Sangat Ceroboh?

Maurizio Sarri Buat Pertahanan Juventus Jadi Sangat Ceroboh?

Maurizio Sarri Buat Pertahanan Juventus Jadi Sangat Ceroboh?

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya