0
Thumbs Up
Thumbs Down

Megawati Bukan Sindir Presiden Jokowi-Gibran, Tapi...

wartaekonomi
wartaekonomi - Thu, 27 Feb 2020 01:44
Dilihat: 28
Jakarta

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, sempat menyindir kader partai yang memaksakan anaknya untuk maju dalam pemilihan kepala daerah atau pilkada. Megawati sindir anak kader tersebut tak memiliki kemampuan.

Politikus PDIP, Masinton Pasaribu, mengatakan ucapan Megawati tersebut ditujukan kepada internal PDIP. Namun, ia menyebut pernyataan Megawati tersebut bukanlah pernyataan yang baru. Ia bilang setiap acara pembekalan, Presiden RI ke-5 itu pasti menyampaikan hal tersebut.

"Itu pernyataan buat internal kader. Buat kami itu bukan hal yang baru. Dalam setiap pembekalan internal beliau menyampaikan," kata Masinton di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 26 Februari 2020.

Baca Juga: Anak Buah SBY Cibir Megawati, Katanya...

Dia menyebut pernyataan Megawati tersebut ingin menunjukan PDIP sebagai partai terbuka. Maksud pernyataan tersebut, PDIP bukan partai keluarga.

"Partai yang berbasis kader maka tugas parpol menyiapkan kaderisasi dan terbuka buat siapapun," ujarnya.

Masinton pun membantah ucapan Megawati sebagai bentuk sindiran terhadap Presiden Joko Widodo. Diketahui saat ini, anak dan menantu Jokowi yakni Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution maju dalam Pilkada 2020.

"Tidak menyindir siapa-siapa. Jauh sebelum Gibran dicalonkan bu Mega sudah menyatakan itu. Itu menegaskan bahwa PDIP partai kader, bukan partai keluarga," ujarnya.

Sebelumnya, Megawati menyindir ada kader partai yang memaksa anaknya maju ke ajang pilkada. Namun, anak tersebut tak memiliki kemampuan. Ia pun berharap partai yang dipimpinnya tak menjadi partai yang hanya diisi lingkaran keluarga saja tapi juga bisa berkembang.

Dia menyampaikan pernyataan itu saat pidato dalam acara pengumuman calon kepala daerah tingkat kabupaten, kota, dan provinsi untuk Pilkada 2020 di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020.

Presiden RI ke-5 itu menyatakan pada 2024 akan ada regenerasi. Maka itu, semestinya anak-anak muda yang didorong maju. Namun, jangan memaksakan anak sendiri jika tidak mampu.

Spekulasi dalam politik mencuat pernyataan Megawati kemungkinan menyindir SBY. Sebab, SBY punya putra sulung Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY yang sempat diusung ke Pilkada DKI 2017. AHY pun masih digadang-gadang elite Demokrat untuk Pilpres 2024. Lalu, asumsi lain ucapan Mega dikaitkan dengan putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka. Putra sulung Jokowi itu maju ke Pilkada Wali Kota Solo 2020 lewat PDIP.

Penulis: Redaksi

Editor: Cahyo Prayogo


Foto: Aditya Pradana Putra

Sumber: wartaekonomi

Megawati Bukan Sindir Presiden Jokowi-Gibran, Tapi...

Megawati Bukan Sindir Presiden Jokowi-Gibran, Tapi...

Megawati Bukan Sindir Presiden Jokowi-Gibran, Tapi...

Megawati Bukan Sindir Presiden Jokowi-Gibran, Tapi...

Megawati Bukan Sindir Presiden Jokowi-Gibran, Tapi...

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya