0
Thumbs Up
Thumbs Down

Memprotes UU Cipta Karya Lewat Panggung Rakyat

INFOJAMBI
INFOJAMBI - Tue, 27 Oct 2020 15:15
Dilihat: 27
Memprotes UU Cipta Karya Lewat Panggung Rakyat

Penulis : M Hary Rofagil || Editor : Redaksi

- Aliansi Gerakan Suara Tuntutan Rakyat (Gestur) Jambi dan Aliansi Rakyat Jambi Berdaulat menggelar pagelaran seni panggung rakyat, menyuarakan penolakan UU Omnibus Law, di Bundaran Air Mancur, Telanaipura, Kota Jambi, tadi malam.

Panggung rakyat melibatkan mahasiswa, musisi, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), dan Serikat Petani Indonesia (SPI).

Ismed Raja, musisi solo asal Jambi mengatakan, panggung rakyat merupakan cara alternatif menunjukkan protes terhadap kebijakan pemerintah terkait UU Omnibus Law.

"Panggung rakyat adalah lain cara bentuk mengedukasikan protes terhadap UU Omnibus Law," kata Ismed.

Panggung rakyat diisi oleh pagelaran musik dan pembacaan puisi, serta orasi yang disampaikan oleh buruh tani, mahasiswa, dan musisi.

"Ini panggung rakyat, panggung bebas bagi siapa saja yang ingin menyampaikan pendapatnya," kata Ismed Raja, seorang musisi yang mengisi sekaligus memandu panggung rakyat.

Panggung rakyat juga diisi pertunjukkan musik, orasi, dan puisi. Panggung rakyat juga mengadakan bincang-bincang dengan para hadirin.

Dalam sesi bincang-bincang, Dodi dari Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) yang menjadi narasumber mengatakan, kegiatan panggung rakyat ini merupakan imbauan bagi masyarakat dalam mendorong persoalan keadilan.

"Kegiatan hari ini merupakan nuansa dan warna dari perjuangan rakyat, untuk mendorong persoalan keadilan yang sedang memperjuangkan kedaulatan bangsa," kata Dodi.

Irman dari KPA berharap kegiatan ini kedepannya dapat memperkuat solidaritas dalam penolakan UU Omnibus Law dan terus melanjutkan penolakan sampai akhir.

"Sudah beberapa kali kami turun ke jalan minta DPRD menolak dengan keras UU itu, namun dewan hanya menurunkan surat rekomendasi perwakilan partai untuk dikirim ke DPR RI atau Presiden Jokowi. Kami menolak itu," kata Irman, pria gondrong yang dikenal humoris.

Kegiatan pagelaran seni panggung rakyat berakhir sekitar pukul 21.30 WIB dan berjalan aman dan kondusif sampai akhir.


Dari acara tersebut Gestur Jambi dan Aliansi Rakyat Jambi berdaulat menyatakan :
1. Menolak Omnibus Law
2. Mosi tidak percaya pada pemerintah dan DPR RI
3. Segera terbitkan Perppu pembatalan UU Cipta Kerja
4. Bebaskan seluruh massa aksi yang ditangkap aparat keamanan
5. Stop intimidasi dan kriminalisasi petani, masyarakat adat, aktivis mahasiswa, aktivis lingkungan hidup, aktivis agraria dan aktivis buruh. ***

Sumber: INFOJAMBI

Memprotes UU Cipta Karya Lewat Panggung Rakyat

Memprotes UU Cipta Karya Lewat Panggung Rakyat

Memprotes UU Cipta Karya Lewat Panggung Rakyat

Memprotes UU Cipta Karya Lewat Panggung Rakyat

Memprotes UU Cipta Karya Lewat Panggung Rakyat

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
harian pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya