0
Thumbs Up
Thumbs Down

Memupuk Cinta Belajar Lewat Fun Science

Republika Online
Republika Online - Sat, 20 Jul 2019 17:46
Dilihat: 53
Memupuk Cinta Belajar Lewat Fun Science

JAKARTA -- Tujuh kelompok peserta yang berusia delapan tahun sampai sepuluh tahun. Mereka mengikuti kegiatan Fun Science, di Gedung Republika, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Sabtu (20/7).

Mereka berdiskusi dengan kelompoknya dan bersemangat untuk mempelajari dunia matematika dan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam). Mereka berhitung serta menulis angka di kertas yang sudah disediakan.

Sesekali mereka bercengkrama dengan teman sebayanya. Lari-lari sambil membawa kertas bahkan ada yang berpikir keras untuk memecahkan soal matematika.

Untuk sains, kali ini mereka belajar tentang lapisan tanah dengan bahan makanan. Mereka pun antusias dengan mempelajari lapisan tanah sambil melahap makanan tersebut. Adapun bahan makanan yang dijadikan bahan praktek lapisan tanah yaitu, agar-agar, wafer, yupi, marshmallow, koko crunch dan sebagainya.

Salah satu peserta, Labib Anshori, (9 tahun) , mengatakan, sudah tiga kali mengikuti Fun Science. Ia mengaku senang lantaran belajar sains dan matematika nya sambil bermain.

"Saya senang IPA dan matematika. Cita-cita saya menjadi ilmuwan atau penemu benda yang bermanfaat bagi orang lain. Banyak teman juga," kata dia sambil mengerjakan soal matematika, Sabtu (20/7).

Orang tua salah satu peserta, Rahmi Utami (36 tahun), mengatakan, baru pertama kali mengikuti kegiatan Fun Science. Ia mengetahui informasi dari temannya. Ia pun segera mendaftar ke Fun Science.

"Kebetulan anak saya suka matematika dan IPA, ia baru kelas tiga Sekolah Dasar (SD). Enaknya disini bayar seikhlasnya dan juga nyaman tempatnya. Bagus buat anak-anak mereka jadi tahu praktiknya seperti apa," kata Rahmi.

Rahmi mengaku senang anaknya bisa belajar sambil bermain. Sebab, anak-anak sekarang lebih menyukai mempelajari hal yang langsung disentuh dan digambarkan. Ia berharap kegiatan Fun Science ini terus berlanjut dengan inovasi yang membuat anak-anak senang mempelajari matematika dan sains.

Orang tua peserta lainnya, Gama Hakim (30 tahun), mengatakan, kegiatan Fun Science ini bisa menstimulasi anaknya yang tidak menyukai matematika. Apalagi kegiatan belajar sambil main membuat anaknya bisa menyukai matematika.

"Di sekolah saja jarang ada kegiatan seperti ini. Hari ini jadwalnya dia latihan silat, tapi lebih milih kegiatan Funs Science. Bagus banget Republika dan Klinik Pendidikan MIPA (KPM)," ujar dia.

Gama mengaku anaknya langsung bercerita saat kegiatan Fun Science ini selesai. Anaknya senang selain belajar ia memiliki teman baru. Belajarnya pun berkelompok dan guru yang mengajar sangat menyenangkan.


Berita Terkait
  • Tim Matematika Indonesia Ukir Prestasi di Hong Kong
  • Kompetensi Guru, Kunci Reformasi Pembelajaran Sains
  • Republika Sambut Positif 'Indonesia Partnership Program'
Berita Lainnya
  • Arsenal Sedikit Lagi Dapatkan Striker Brasil Everton Soares
  • Wisatawan Masih Gemar Panjat Batu Uluru Australia

Memupuk Cinta Belajar Lewat Fun Science

Memupuk Cinta Belajar Lewat Fun Science

Memupuk Cinta Belajar Lewat Fun Science

Memupuk Cinta Belajar Lewat Fun Science

Memupuk Cinta Belajar Lewat Fun Science

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya