0
Thumbs Up
Thumbs Down

Mendadak Politikus Top Gerindra Berani Lawan Prabowo Subianto

genpi
genpi - Fri, 27 Nov 2020 03:40
Dilihat: 47

GenPI.co - Penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi ekspor benih lobster menjadi sorotan sejumlah pihak, termasuk politikus Gerindra Arief Poyuono.

Menurut Arief, penangkapan ini bisa mengandaskan cita-cita Prabowo Subianto untuk menjadi Presiden Republik Indonesia pada 2024.

BACA JUGA: Fakta Mengejutkan Habib Rizieq Dibongkar Tokoh Senior Ini, Ngeri!

"Ini pelajaran dan tamparan besar bagi Prabowo (Ketum Gerindra)," tegas Arief dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (25/11).

Sejak awal, Prabowo ingin Indonesia bersih dari praktik KKN, jadi seharusnya dia bisa melarang orang terdekatnya menggunakan kekuasaan untuk bisnis.

"Berulang kali dirinya mengomentari korupsi di Indonesia sudah stadium empat. Tapi, sekarang Edhy Prabowo, yang merupakan anak buah beliau, jadi menteri pertama di era Jokowi yang terkena operasi tangkap tangan," beber Arief.

BACA JUGA: Ngeri! Refly Harun Bongkar 4 Kelompok Ingin Berkuasa di Indonesia

Arief bahkan berani menyebut Prabowo harusnya mengingatkan dan melarang para kader maupun keluarganya memanfaatkan kekuasaan untuk berbisnis.

"Contoh saja izin ekspor lobster banyak yang diberi izin kepada perusahaan-perusahaan yang berkaitan dengan kader Gerindra dan keluarga. Tapi nyata justru mendiamkan saja dan bisu seribu bahasa," ungkap Arief.

Arief menuntut ketua umum Gerindra itu untuk bertanggung jawab kepada pemilih Gerindra atas ketidakmampuan menjaga disiplin para kadernya.

BACA JUGA: Shio Paling Hoki Sedunia, Takdirnya Bakal Kaya Mendadak

"Ini berpotensi besar menghancurkan marwah partai. Jika Prabowo gentleman, dia harus mundur dari kabinet Jokowi-Amin dan mundur dari Gerindra," jelasnya.

Penangkapan Edhy Prabowo, kata Arief, membuktikan KPK masih jadi mesin terbaik di Indonesia dalam menangkap koruptor.

Sementara itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan belum bisa berkomentar lebih jauh terkait penangkapan kader partainya tersebut.

"Kami baru mendengar berita ini dari media massa. Untuk itu, kami dari Partai Gerindra belum bisa berkomentar lebih jauh karena masih menunggu informasi yang valid dari KPK," kata Dasco, Rabu (25/11).(*)

Video populer saat ini:

Sumber: genpi

Mendadak Politikus Top Gerindra Berani Lawan Prabowo Subianto

Mendadak Politikus Top Gerindra Berani Lawan Prabowo Subianto

Mendadak Politikus Top Gerindra Berani Lawan Prabowo Subianto

Mendadak Politikus Top Gerindra Berani Lawan Prabowo Subianto

Mendadak Politikus Top Gerindra Berani Lawan Prabowo Subianto

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya