0
Thumbs Up
Thumbs Down

Mendagri: Camat Harus Ikut Berperan Tangani Covid-19

Republika Online
Republika Online - Wed, 23 Sep 2020 21:35
Dilihat: 74
Mendagri: Camat Harus Ikut Berperan Tangani Covid-19

JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta para camat harus ikut berperan dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19 di wilayahnya masing-masing. Karenanya, kata Tito, sangat penting para camat harus memahami tentang virus Covid-19 sehingga bisa ikut berkontribusi menyadarkan masyarakat untuk taat terhadap protokol kesehatan Covid-19.

Sebagaimana siaran pers Puspen Kemendagri, Tito menyampaikannya saat memberi arahan di acara webinar nasional Mendagri Menyapa Camat Tahun 2020 dengan tema "Peran Strategis Camat dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 serta Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Mendukung Pemulihan Ekonomi". Acara ini digelar Rabu (23/9).

Menurut Mendagri, sangat penting bagi para camat mengetahui kekuatan penularan dan kelemahan dari Covid-19. Sekaligus tahu cara mematikannya sehingga bisa membuat pengarahan kepada warganya masing-masing.

"Pemahaman ini saya kira penting bagi kita semua karena rekan-rekan camat adalah pengambil kebijakan dan juga pelaksana kebijakan di lapangan di kecamatannya masing-masing," ujarnya.

Tito menegaskan kesadaran terhadap protokol kesehatan harus dibangun. Misalnya kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak, serta menghindari kerumunan-kerumunan.

Dalam konteks tersebut, peran camat sangat diperlukan, termasuk bisa membuat kebijakan yang terkait dengan penanggulangan dan pencegahan Covid-19.

Dalam kesempatan itu, Mendagri juga sempat menyinggung soal inovasi-inovasi yang dibuat pemerintah daerah dalam mencegah penyebaran Covid-19 yang sangat membantu dan menjadi instrumen untuk mencegah misalnya kerumunan massa.

Tidak lupa, Mendagri juga menekankan pentingnya pemerintah daerah untuk membuat peraturan daerah (perda) yang mengatur secara khusus tentang pencegahan Covid-19.

"Banyak sekali regulasi-regulasi yang bisa dibuat agar tidak terjadi kerumunan dalam perang kita menghadapi pandemi Covid-19 ini," katanya.

Tito mengatakan, tidak mudah untuk membuat masyarakat Indonesia yang jumlahnya 270 juta jiwa mengikuti apa yang disarankan untuk mencegah penularan Covid-19. Karena itu dibutuhkan kerjasa sama sehingga membutuhkan kerja sama semua pihak.

"Buat tempat cuci tangan sebanyak-banyaknya, dibuat baik oleh pemerintah maupun bagi mereka yang mampu di semua jalan atau gang dan lain-lain. Dan saya menghargai upaya dari beberapa desa dan kelurahan yang membuat Kelurahan tangguh anti-Covid-19, Desa tangguh anti-Covid-19," kata Mendagri.


Berita Terkait
  • Pemkot Bogor Tingkatkan Rasio Swab Test Sesuai Standar WHO
  • Pemerintah Tingkatkan Intensitas Insentif Tenaga Kesehatan
  • DKI Siapkan Perda Agar Pelanggar Protokol Kesehatan Jera
Berita Lainnya
  • In Picture: Lintas Ekbis: Pedagang Mobkas Tolak Pajak 0% Mobil Baru
  • Bea Cukai Batam Sosialisasikan Dua Aturan Penataan Logistik

Mendagri: Camat Harus Ikut Berperan Tangani Covid-19

Mendagri: Camat Harus Ikut Berperan Tangani Covid-19

Mendagri: Camat Harus Ikut Berperan Tangani Covid-19

Mendagri: Camat Harus Ikut Berperan Tangani Covid-19

Mendagri: Camat Harus Ikut Berperan Tangani Covid-19

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya