0
Thumbs Up
Thumbs Down

Mengintip Isi Brankas Hari Kiamat Dekat Kutub Utara

Antvklik
Antvklik - Wed, 26 Feb 2020 10:57
Dilihat: 15

Dekat Kutub Utara ada tempat penyimpanan atau brankas untuk mengantisipasi datangnya hari kiamat. Begini isi brankas hari kiamat atau disebut doomsday vault ini.

antvklik.com - Brankas hari kiamat berada di dalam gunung dekat Longyearbyen, Pulau Spitbergen, Kepulauan Svalbard Norwegia, sekira 1.300 kilometer dari Kutub Utara.

Fasilitas penyimpanan ini memang sengaja dibangun di kawasan pegunungan agar dapat bertahan dari bencana besar dunia, seperti perang nuklir atau wabah penyakit.

Brankas dibangun pada 2008 di kawasan pegunungan (Foto: Reuters)

Ternyata, brankas kiamat yang dibangun pada 2008 ini khusus menyimpan benih makanan yang ada di seluruh dunia Tujuannya untuk meningkatkan persediaan tanaman dunia jika terjadi bencana global.

"Ketika laju perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati meningkat, ada urgensi baru di sekitar upaya untuk menyelamatkan tanaman pangan yang berisiko punah," kata Stefan Schmitz, pimpinan Crop Trust yang mengelola tempat penyimpanan itu.

"Luasnya ragam penyimpanan benih sekarang mencerminkan keprihatinan dunia akan dampak perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati pada produksi pangan," tambah Schmitz.

Akses masuk ke brankas hari kiamat (Foto: Reuters)

Dan pada Selasa (25/2/2020) kemarin, doomsday vault menerima 60 ribu benih makanan tambahan. Ada 36 lembaga regional dan internasional yang berkontribusi pada pengiriman puluhan ribu benih makanan kali ini.

Termasuk diantara benih yang dikirimi itu adalah kacang, labu dan jagung dari Bangsa Cherokee - penduduk asli Amerika pertama serta jagung White Eagle yang dianggap sakral.

Benih-benih dari seluruh dunia disimpan di brankas (Foto: Reuters)

Pangeran Charles dari Inggris turut mengirim benih 27 tanaman liar, termasuk cowslips dan anggrek yang dikumpulkan dari padang rumput Highgrove, kampung halamannya.

Benih-benih itu kemudian disimpan tray plastik yang kemudian disusun dalam rak-rak panjang dalam sebuah ruangan.

Benih-benih pangan disimpan dalam tray plastik dan disusun dalam rak-rak panjang (Foto: Reuters)

Para ahli pangan mengatakan, saat ini sekira 60 persen kalori masyarakat dunia didapat dari tiga tanaman utama, yaitu jagung, gandum dan beras. Ketiganya sangat rentan gagal panen jika terjadi perubahan iklim global.


VOA Indonesia, Reuters

Sumber: Antvklik

Mengintip Isi Brankas Hari Kiamat Dekat Kutub Utara

Mengintip Isi Brankas Hari Kiamat Dekat Kutub Utara

Mengintip Isi Brankas Hari Kiamat Dekat Kutub Utara

Mengintip Isi Brankas Hari Kiamat Dekat Kutub Utara

Mengintip Isi Brankas Hari Kiamat Dekat Kutub Utara

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya