0
Thumbs Up
Thumbs Down

Menkeu: Distribusi Vaksin Covid-19 tidak Mudah

Republika Online
Republika Online - Tue, 20 Oct 2020 02:24
Dilihat: 193
Menkeu: Distribusi Vaksin Covid-19 tidak Mudah

JAKARTA -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut logistik dan distribusi vaksin Covid-19 tidak murah dan tidak mudah. Sebab penyaluran vaksin memerlukan penyimpanan secara khusus dan harus didistribusikan ke seluruh Indonesia.

"Vaksin ini harus disimpan dalam suhu minus, ada minus dua, minus tujuh dan itu dari bagi Indonesia berarti tantangannya luar biasa dari sisi logistik," katanya dalam Capital Market Summit and Expo (CSME) secara virtual di Jakarta, Senin (19/10).

Menurut dia, pemerintah telah mencadangkan anggaran untuk kebutuhan logistik dan distribusi vaksin Covid-19 dalam tahun jamak atau multiyear. "Untuk anggarannya saya sediakan untuk tahun ini maupun tahun depan secara bertahap," katanya.

Menkeu melanjutkan saat ini Kementerian Kesehatan membuat perencanaan di semua provinsi di Tanah Air terkait vaksinasi termasuk prioritas utama yang akan mendapatkan vaksin.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan pemerintah menyiapkan anggaran pembayaran uang muka vaksin untuk tahun ini sebesar Rp 3,8 triliun. Selain itu, pemerintah juga menganggarkan anggaran vaksin tahun jamak sebesar Rp 37 triliun.

Kemudian, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga perangkat daerah sebanyak lima juta orang, tenaga pendidik mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), TK, SD, SMP hingga dosen perguruan tinggi swasta dan negeri sebanyak 4,3 juta. Pemerintah telah menyusun prioritas penerima untuk vaksinasi total mencapai 160 juta di antaranya tenaga medis, TNI/Polri, aparat hukum sebanyak 3,5 juta orang.

Selanjutnya, aparat pemerintah pusat dan daerah serta legislatif sebanyak 2,3 juta orang, dan penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan sebanyak 96 juta orang dengan jumlah semuanya mencapai 102 juta orang. Selain itu, lanjut dia, sasaran penerima vaksinasi adalah masyarakat usia 19-59 tahun sehingga total keseluruhan mencapai 160 juta orang.

Vaksinasi akan diberikan sebanyak dua dosis sehingga total kebutuhan vaksin mencapai 320 juta dosis vaksin. Selain dari pemerintah, lanjut dia, vaksinasi juga akan dilakukan oleh perusahaan yang melakukan kerja sama untuk vaksinasi mandiri.




Berita Terkait
  • Sekalipun Sudah Divaksin, Orang Tetap Harus Pakai Masker
  • Kemenkes: Indonesia Butuh 320 Juta Dosis Vaksin
  • OJK: Likuiditas Perbankan Tercukupi Pasca Distribusi Vaksin
Berita Lainnya
  • Menkeu: Distribusi Vaksin Covid-19 tidak Mudah
  • Shin Wajibkan Kiper Miliki Teknik Kendali Bola

Menkeu: Distribusi Vaksin Covid-19 tidak Mudah

Menkeu: Distribusi Vaksin Covid-19 tidak Mudah

Menkeu: Distribusi Vaksin Covid-19 tidak Mudah

Menkeu: Distribusi Vaksin Covid-19 tidak Mudah

Menkeu: Distribusi Vaksin Covid-19 tidak Mudah

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya