0
Thumbs Up
Thumbs Down

Menkumham: Pembatasan Wisatawan Tergantung Penyebaran Covid-19

Republika Online
Republika Online - Tue, 18 Jan 2022 02:43
Dilihat: 71
Menkumham: Pembatasan Wisatawan Tergantung Penyebaran Covid-19

JAKARTA -- Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly mengatakan kebijakan pembatasan kunjungan wisatawan ke Indonesia tergantung dari tingkat penyebaran Covid-19. Fokus utama pemerintah adalah ekonomi yang bergulir namun tetap menjaga kondisi pandemi terkendali.

"Saat kita mulai melonggarkan, varian Delta masuk. Lalu saat sudah mulai tertangani dan kita ingin melonggarkan kebijakan masuk ke Indonesia, tiba-tiba muncul Omicron yang membuat kita harus tarik rem terus," kata Menkumham Yasonna H Laoly melalui keterangan tertulis, Senin (17/1/2022). Hal tersebut disampaikan Yasonna menanggapi permintaan para pelaku industri pariwisata yang menginginkan pemerintah melonggarkan kebijakan pembatasan kedatangan wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata, khususnya jelang perhelatan G20 pada 2022.

Pemerintah, kata Yasonna, sadar terkait kebijakan berat yang harus diambil karena di satu sisi harus mengutamakan keselamatan masyarakat. Akan tetapi, di sisi lain menjaga laju perekonomian harus diperhatikan.

Oleh karena itu, pembatasan kunjungan wisatawan mancanegara tergantung pada laju penyebaran Covid-19 di Tanah Air. Yasonna mengatakan evaluasi terkait kebijakan penanganan pandemi Covid-19 selalu dilakukan setiap pekan dalam rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan.

Setiap keputusan yang diambil mengenai pelonggaran izin masuk warga negara asing harus berdasarkan pembahasan dengan menteri-menteri terkait, katanya. Pemerintah juga menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron pada Februari atau Maret 2022.

"Keinginan kita semua pasti membuka kedatangan supaya ekonomi bergulir," ujarnya.

Pemerintah berharap prediksi tersebut tidak menjadi kenyataan. Seandainya penyebaran varian Omicron terjadi namun tidak seperti yang dikhawatirkan, kata Yasonna. Menurutnya, semua pihak, terutama masyarakat harus terus berjuang untuk menangani kondisi saat ini. Namun, yang pasti Presiden menaruh perhatian atau fokus bagaimana agar pandemi segera berakhir dan ekonomi tumbuh kembali.











Berita Terkait
  • Sembilan Kapal Pesiar Siap Bawa Turis Asing Wisata ke Lombok
  • Ketua GIPI: Industri Pariwisata Terpukul Sangat Parah Selama Pandemi
  • Parlemen Jepang Setujui Tambahan Anggaran untuk Penanganan Covid-19
Berita Lainnya
  • Menkumham: Pembatasan Wisatawan Tergantung Penyebaran Covid-19
  • Coba 'Senjata' Baru lewat FF Advance Server Apk Terbaru 2022

Menkumham: Pembatasan Wisatawan Tergantung Penyebaran Covid-19

Menkumham: Pembatasan Wisatawan Tergantung Penyebaran Covid-19

Menkumham: Pembatasan Wisatawan Tergantung Penyebaran Covid-19

Menkumham: Pembatasan Wisatawan Tergantung Penyebaran Covid-19

Menkumham: Pembatasan Wisatawan Tergantung Penyebaran Covid-19

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya