0
Thumbs Up
Thumbs Down

Muhammadiyah Keluarkan Panduan Ibadah Lanjutan di New Normal

Republika Online
Republika Online - Thu, 04 Jun 2020 13:50
Dilihat: 39
Muhammadiyah Keluarkan Panduan Ibadah Lanjutan di New Normal

JAKARTA -- Seiring dengan ditetapkannya kebijakan new normal oleh pemerintah, Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mengeluarkan panduan ibadah lanjutan di masa new normal. Meski disebut sebagai new normal, sejatinya umat diharapkan menyadari bahwa kondisi tersebut bukan berarti terbebas dari penyebaran virus corona jenis baru (Covid-19).

Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Fuad Zain mengatakan, tuntunan ibadah yang dikeluarkan oleh Muhammadiyah sejatinya telah melalui berbagai kajian dengan mengikuti perkembangan yang ada. Untuk itu, terdapat beberapa perubahan dari panduan ibadah yang pernah dikeluarkan Muhammadiyah sebelumnya di masa Covid-19 ini.

"Kami mengeluarkan panduan ibadah di masa Covid-19 yang disebut sebagai normal baru. Saya akan bacakan sesuai dengan surat dan lampiran yang ditandatangani pak ketua umum (Haedar Nashir)," kata Fuad dalam live streaming, Kamis (4/6).

Pertama, tuntunan sholat dengan sholat berjarak. Di masa normal, kata dia, agama mengatur agar setiap Muslim yang melaksanakan ibadah sholat berjamaah di masjid untuk merapatkan shaf. Hal itu sebagaimana yang disebutkan Rasulullah SAW dalam berbagai hadis.

Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari berbunyi: "Wa aqimu as-shafi fi sholati, fa inna iqamati min husni as-sholati,". Yang artinya: "Dan tegakkanlah (luruskanlah) shaf sholat, karena sesungguhnya menegakkan shaf dalam sholat termasuk di antara baiknya sholat,".

Dalam hadis lainnya, Rasulullah SAW bersabda: "Sawwu shufufaku fa inna taswiyata as-shaf min tamami as-shalat,". Yang artinya: "Luruskanlah shaf-shaf kalian, karena lurusnya shaf dalam sholat adalah indikator dari kesempurnaan sholat,".

Namun demikian dia menjelaskan, di masa masih berkembangnya penyebaran Covid-19 di new normal, umat Islam masih berada dalam situasi dan kondisi yang darurat. Menjaga keselamatan dan kesehatan diri menjadi hal yang utama yang perlu diperhatikan.

Untuk itu, dia menegaskan, prinsip physical distancing atau menjaga jarak sosial sebagai bagaian dari protokol masjid harus dijalankan dengan maksimal. Dia menyebut, dalam perkara ini diperbolehkan adanya perenggangan shaf dalam sholat karena menganut prinsip serta menyatukannya dengan kondisi yang ada.

"Perenggangan dalam sholat tidak mengurangi nilai pahala sholat atau kesempurnaannya," kata dia.

Poin kedua, dia melanjutkan, tuntunan ibadah oleh Muhammadiyah juga menyoroti boleh tidaknya sholat berjamaah di masjid dengan menggunakan masker atau penutup wajah. Pihaknya menjelaskan, jika dalam keadaan normal, sholat dengan keadaan separuh wajah tertutup jelas tidak diperbolehkan dalam agama.

Hal itu sebagaimana hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud dan Ibnu Majah berbunyi: "An Abi Hurairah: naha Rasulullah SAW an yughothiya ar-rajulu faahu fi as-sholati,". Yang artinya: "Dari Abu Hurairah: Rasulullah SAW melarang seseorang menutup mulutnya ketika sholat,".

Sebagaimana yang diketahui, kata beliau, kadar hadis tersebut hasan sebab ada salah satu perawi yang keabsahannya dipertanyakan. Namun demikian, secara konten dan konteks, hadis tersebut cukup kuat untuk digunakan. Namun karena berkadar hasan, menurutnya, maka larangan menutup sebagian wajah dalam sholat tidak sampai pada hukum haram.

"Larangan hadis ini tidak berlaku umum, hanya agar umat Islam kala itu tidak menyerupai kaum Majusi. Lalu bagaimana jika memakai masker di masa Covid-19 saat sholat di masjid? Tentu saja hal itu diperbolehkan dan tidak merusak nilai sholat," ungkapnya.


Berita Terkait
  • Anggaran Penambahan Pilkada Disesuaikan Protokol Covid-19
  • Selandia Baru Tolak Pembukaan Penerbangan ke Australia
  • Dua investor China Siap Investasi di Jatim Saat New Normal
Berita Lainnya
  • 'Sejarah 1965 Selalu Tuai Perdebatan Lantaran tak Tuntas'
  • DKI Mulai Kembali Sholat Jumat Besok

Muhammadiyah Keluarkan Panduan Ibadah Lanjutan di New Normal

Muhammadiyah Keluarkan Panduan Ibadah Lanjutan di New Normal

Muhammadiyah Keluarkan Panduan Ibadah Lanjutan di New Normal

Muhammadiyah Keluarkan Panduan Ibadah Lanjutan di New Normal

Muhammadiyah Keluarkan Panduan Ibadah Lanjutan di New Normal

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya