0
Thumbs Up
Thumbs Down

MUI tak Pernah Keluarkan Seruan Ulama Lawan Rapid Test Covid

Republika Online
Republika Online - Sun, 24 May 2020 16:41
Dilihat: 32
MUI tak Pernah Keluarkan Seruan Ulama Lawan Rapid Test Covid

JAKARTA -- Wakil Sekretaris Jenderal bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) MUI Amirsyah Tambunan mengatakan, menyebarkan berita bohong haram hukumnya bagi umat Islam. Dia kemudian mengingatkan tentang fatwa MUI No. 24 Tahun 2017 tentang hukum dan pedoman bermuamalat dalam media sosial.

"Setiap Muslim yang bermuamalah melalui medsos diharapkan melakukan tabayun" kata Amirsyah, Ahad (24/5).

Dalam fatwa tersebut mengatur banyak hal, dari cara membuat postingan media sosial sampai cara memverifikasi atau tabayun. Amirsyah mengimbau, di saat merayakan Idul Fitri 1 syawal 1441 H mestinya jangan mudah termakan isu, juga mengingatkan bahwa membicarakan keburukan orang lain dan adu domba juga diharamkan.

Apalagi di saat umat Islam saling memaafkan, tiba tiba muncul berita yang bernada provokatif terkait isu rapid test yang menyudutkan umat Islam dan para ulama. Juga melakukan kebohongan bahwa MUI tidak pernah mengeluarkan pemberitahuan tersebut. Karena itu MUI menyesalkan beredarnya berita tersebut.

Dalam kabar hoaks tersebut disebutkan, MUI meminta umat Islam hati-hati terhadap upaya rapid test kepada ulama. Surat itu menyebutkan rapid test Covid-19 adalah upaya PKI atas perintah China untuk menghabisi umat Islam.

"Membicarakan keburukan atau aib orang lain, fitnah, atau adu domba, penyebaran permusuhan, ujaran kebencian, dan permusuhan antar suku, ras, agama, golongan, ini diharamkan," tuturnya

Lebih jauh Amirsyah mengingatkan, MUI juga mengharamkan kegiatan memproduksi menyebarkan atau membuat dapat diaksesnya info yang tidak benar kepada masyarakat. Dia juga mengingatkan kegiatan buzzer di media sosial untuk tidak menyebarkan berita hoaks, meski demi kepentingan ekonomi dan politik juga diharamkan.

Bagi orang yang menyuruh membantu memanfaatkan jasa buzzer, dan penyandang dana kegiatan tersebut juga diharamkan. Amirsyah meminta pihak kepolisian mengusut tuntas pihak tertentu yang menyebarkan berita hoaks tersebut yang telah viral di media sosial.


Berita Terkait
  • MUI Kota Tangerang Imbau Shalat Idul Fitri di Rumah
  • Tantangan Mendapatkan Air Bersih dalam Pandemi di Afrika
  • H-1 Lebaran, Sukabumi Gencarkan Rapid Test
Berita Lainnya
  • Ucapkan Selamat Idul Fitri, City: Tetap Aman!
  • Wakil Walkot Bogor Isi Hari Raya Idul Fitri di Kediamannya

MUI tak Pernah Keluarkan Seruan Ulama Lawan Rapid Test Covid

MUI tak Pernah Keluarkan Seruan Ulama Lawan Rapid Test Covid

MUI tak Pernah Keluarkan Seruan Ulama Lawan Rapid Test Covid

MUI tak Pernah Keluarkan Seruan Ulama Lawan Rapid Test Covid

MUI tak Pernah Keluarkan Seruan Ulama Lawan Rapid Test Covid

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya