0
Thumbs Up
Thumbs Down

Mulai April, Label Harga di Jepang Harus Mencantumkan Harga Termasuk Pajak

Japanese STATION
Japanese STATION - Thu, 01 Apr 2021 12:57
Dilihat: 61

Jepang memiliki beberapa cara unik untuk mencantumkan harga barang di label harga. 税込 (zeikomi) atau “termasuk pajak,” mencantumkan harga sebenarnya yang kamu bayar di kasir. Namun, ada beberapa toko yang tidak menampilkan harga barang yang dijual. Mulai bulan April dan seterusnya, pemerintah Jepang mewajibkan untuk mencantumkan harga akhir termasuk pajak penjualan dalam label harga dari setiap produk atau layanan.

Sebelumnya, penjual bisa dengan bebas tidak mencantumkan total biaya produk dengan hanya menuliskan frasa berikut: “+税,” “税抜き,” dan “本体価格,” yang masing-masing diterjemahkan menjadi “ditambah pajak", "Tidak termasuk pajak", dan" harga dasar ". Dalam aturan baru, frasa seperti itu yang membuat harga akhir tidak jelas dan membingungkan akan dilarang. 

Menu restoran Jepang (thesmartlocal.com)

Restoran juga diharapkan mencantumkan pajak dalam harga yang tercantum. Selain itu, setiap tempat makan harus menyertakan pengingat di daftar menu mereka tentang tarif pajak yang berbeda tergantung apakah makanan tersebut dibawa pulang atau makan di toko. Untuk take-out dikenakan tarif pajak sebesar 8 persen, sedangkan tarif pajak untuk dine-in sebesar 10 persen.

Aturan baru ini juga melarang pedagang mencantumkan harga akhir produk yang sulit dibaca oleh pelanggan. Contoh visual di bawah ini menggambarkan harga yang sulit dibaca, bisa karena teks sangat kecil, font dari harga akhir terlalu berdempetan, atau harga akhir yang hampir tidak terbaca:

Label harga yang membingungkan (soranews24.com)

Yang cukup menarik, "Toko 100 yen" atau acara diskon dengan slogan seperti "Semua barang 1.000 yen" dapat tetap apa adanya. Mereka tidak perlu menambahkan pengumuman resmi tentang penyertaan pajak selama produk yang dijual memiliki harga final termasuk pajak. 


Beberapa penjual menolak aturan baru ini karena berpikir konsumen akan membeli lebih sedikit barang setelah melihat harga yang lebih tinggi. Namun sisi baiknya, konsumen tidak akan kekurangan uang di kasir akibat lupa menghitung pajak penjualan.

Mulai April, Label Harga di Jepang Harus Mencantumkan Harga Termasuk Pajak

Mulai April, Label Harga di Jepang Harus Mencantumkan Harga Termasuk Pajak

Mulai April, Label Harga di Jepang Harus Mencantumkan Harga Termasuk Pajak

Mulai April, Label Harga di Jepang Harus Mencantumkan Harga Termasuk Pajak

Mulai April, Label Harga di Jepang Harus Mencantumkan Harga Termasuk Pajak

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya