0
Thumbs Up
Thumbs Down

Mulai Besok, Tim Gakkumdu Bakal Menindak Warga yang Melanggar Perda AKB

covesia
covesia - Mon, 19 Oct 2020 18:26
Dilihat: 28
Mulai Besok, Tim Gakkumdu Bakal Menindak Warga yang Melanggar Perda AKB

Covesia.com - Tim Penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Pasaman bakal turun kelapangan, menindak warga yang melanggar Perda provinsi Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis mengatakan penindakan terhadap masyarakat yang tidak mematuhi covid-19 seperti tidak memakai masker saat beraktifitas di luar rumah akan dilakukan oleh Tim Gakkumdu pada, Selasa (20/10/2020) besok. Dalam penindakan nanti, tim akan menyisir sejumlah tempat-tempat keramaian yang ada di daerah itu.

"Tim Gakkumdu yang terdiri dari, Satpol PP, Kepolisian, TNI, jaksa, dan hakim akan melakukan penindakan terhadap warga yang tidak mematuhi protokol covid-19. Bagi warga yang tak menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah maka bersiap-siaplah menerima sanksi sesuai perda tersebut," kata Yusuf Lubis saat memimpin rapat persiapan penerapan Perda provinsi Sumatera Barat Nomor 6 tahun 2020 di Balerong Pusako Anak Nagari, Senin (19/10/2020) tadi.

Kata Yusuf Lubis, pemerintah daerah Kabupaten Pasaman bersama Tim Gakkumdu sebelumnya telah melakukan sosialisasi Perda ini dengan seluruh instansi terkait di daerah ini. "Dengan telah kita sosialisasikan, kita anggap semua masyarakat sudah tahu dan paham aturan wajib menggunakan masker. Jika melanggar maka akan dikenai sanksi," kata Yusuf Lubis.

Yusuf Lubis menjelaskan bahwa, sampai saat ini pasien positif Covid-19 di Pasaman terus bertambah. Masyarakat Pasaman diimbau untuk menerapkan adaptasi kebiasaan baru agar dapat hidup produktif dan tetap terhindar dari penularan virus dengan cara mematuhi protokol kesehatan.

"Kita yakin perilaku warga akan berubah dengan membiasakan menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak akan menjadi kebiasaan baru," kata Bupati.

Berperang melawan Covid-19 akan menimbulkan keresahan terhadap masyarakat. "Covid-19 itu tidak bisa kita atur artinya diri kita lah yang harus kita kendalikan untuk menghindari Covid-19 dalam berbagai aktivitas kita," sebutnya.

Bupati berharap, dengan diterapkannga perda ini masyarakat terbiasa menggunakan masker, sehingga berkurang pasitif Covid-19 di Pasaman.

"Kepada seluruh Tim Gakkumdu Kabupaten Pasaman, mari kita bekerjasama, kompak dan bersinergi menerapkan perda ini kepada masyarakat nantinya, didukung oleh Satpol PP, polisi, TNI, jaksa dan hakim. Kemudian dengan adanya efek jera ini masyarakat terbiasa dan tercapai harapan kita untuk mengurangi positif Covid-19 di daerah ini," katanya.

Sementara Ketua Tim Gakkumdu Kabupaten Pasaman, Aan Afrinaldi menambahkan, dalam penindakan nanti, Tim Gakkumdu akan menerjunkan sebanyak 26 orang personil yang terdiri dari anggota Satpol PP, kepolisian, TNI, Kejaksaan, dan pengadilan negeri.

Kata Aan, adapun sanksi bagi warga yang melanggar Perda No 6 tahun 2020 itu seperti yang termuat dalam BAB X Ketentuan Pidana pada pasal 101. Ayat 1, setiap orang yang melanggar kewajiban menggunakan masker sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 huruf d angka 2 dipidana dengan kurungan paling lama dua hari atau denda paling banyak Rp250.000.

Ayat 2, tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat 1 hanya dapat dikenakan apabila sanksi administratif yang telah dijatuhkan tidak dipatuhi atau pelanggaran dilakukan lebih dari satu kali, sedangkan ayat 3, tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah pelanggaran.

Pasal 102 ayat 1, setiap penanggung jawab kegiatan/usaha yang melanggar kewajiban penerapan perilaku disiplin protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan/usaha dan aktivitas lainnya, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 huruf b dipidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp15.000.000.

Aan mengatakan sanksi itu dijatuhkan bila sebelumnya sudah pernah dikenai sanksi administrasi. "Perda ini dibuat agar masyarakat patuh pada protokol kesehatan. Dengan begitu potensi penyebaran COVID-19 bisa ditekan dan diminimalkan," kata Aan Afrinaldi.


(hri)


Sumber: covesia

Mulai Besok, Tim Gakkumdu Bakal Menindak Warga yang Melanggar Perda AKB

Mulai Besok, Tim Gakkumdu Bakal Menindak Warga yang Melanggar Perda AKB

Mulai Besok, Tim Gakkumdu Bakal Menindak Warga yang Melanggar Perda AKB

Mulai Besok, Tim Gakkumdu Bakal Menindak Warga yang Melanggar Perda AKB

Mulai Besok, Tim Gakkumdu Bakal Menindak Warga yang Melanggar Perda AKB

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya