0
Thumbs Up
Thumbs Down

Novel Baswedan tak Menaruh Harapan pada Vonis Hakim

Republika Online
Republika Online - Wed, 01 Jul 2020 19:43
Dilihat: 65
Novel Baswedan tak Menaruh Harapan pada Vonis Hakim

JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengaku tak banyak berharap dengan vonis yang akan dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara terhadap dua terdakwa penyerang dirinya. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) akan membacakan vonis terhadap Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis pada Kamis (16/7).

"Sulit untuk menaruh harapan terhadap proses hukum yang banyak janggal dan jauh dari fakta kejadian. Saya lebih melihat putusan nanti akan jadi tampilan wajah hukum di Indonesia," ujar Novel saat dikonfirmasi, Rabu (1/7)

Novel menyebut banyak kejanggalan dari awal kasus ini diungkap Polri. Novel pun masih meyakini kedua terduga pelaku, Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis bukanlah pelaku sebenarnya.

Kejanggalan lainnya, lanjut Novel, terlihat dari mulai material yang disebut untuk menyiram dirinya adalah air aki, bukan air keras. Selain itu juga tak dihadirkannya saksi kunci yang menurut Novel berada di lokasi kejadian.

Oleh karenanya, Novel menyebut vonis terhadap dua terduga pelaku dirinya merupakan tampilan wajah hukum di Indonesia. "Apakah (tampilannya) akan tampak lumayan atau sangat buruk," kata Novel.

Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakut dalam sidang pembacaan tuntutan pada 11 Juni 2020 lalu menuntut 1 tahun penjara kepada Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis karena menilai para terdakwa tidak sengaja menyiramkan air keras ke mata Novel.

Jaksa menyampaikan aksi terdakwa tersebut untuk memberikan pelajaran kepada Novel dengan menyiramkan asam sulfat ke badan namun di luar dugaan mengenai mata Novel. Keduanya dinilai terbukti melakukan dakwaan subsider pasal 353 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Ronny dan Rahmat diketahui adalah polisi aktif dari Satuan Gegana Korps Brimob Kelapa Dua Depok. Dalam surat tuntutan disebutkan kedua terdakwa yaitu Ronny Bugis bersama-sama dengan Rahmat Kadi Mahulette tidak suka atau membenci Novel Baswedan karena dianggap telah mengkhianati dan melawan institusi Polri.

Sidang awal penyiraman air keras ke Novel Baswedan digelar. - (Republika)




Berita Terkait
  • Novel Baswedan akan Absen di Sidang Vonis Penyerangnya
  • Terdakwa Kasus Jiwasraya Reaktif Covid-19
  • Riset I2 Paparkan Persepsi Publik Terhadap Kinerja Polri
Berita Lainnya
  • Novel Baswedan tak Menaruh Harapan pada Vonis Hakim
  • Warga Banyumas Hanyut di Pantai Jetis

Novel Baswedan tak Menaruh Harapan pada Vonis Hakim

Novel Baswedan tak Menaruh Harapan pada Vonis Hakim

Novel Baswedan tak Menaruh Harapan pada Vonis Hakim

Novel Baswedan tak Menaruh Harapan pada Vonis Hakim

Novel Baswedan tak Menaruh Harapan pada Vonis Hakim

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya