0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pabrikan Asal Cina ini Dukung Pengembangan Kendaraan Listrik di Indonesia

RajaMobil
RajaMobil - Sat, 19 Oct 2019 14:00
Dilihat: 100
Pabrikan Asal Cina ini Dukung Pengembangan Kendaraan Listrik di Indonesia

Jakarta - Pabrikan mobil asal Cina, Dongfeng Sokon (DFSK) melakukan penandatangan nota kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding), dalam hal kerjasama percepatan kendaraan berbasis motor listrk dengan menggunakan baterai untuk transportasi jalan dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Hal ini sejalan dengan langkah kongkrit dan komitmen bersama untuk mengimplementasikan PERPRES nomor 55 tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle).

"DFSK sebagai salah satu perusahaan bisnis di Indonesia memiliki visi dan misi untuk mendukung kebijakan pemerintah Indonesia terkait kendaraan listrik (Electric Vehicle). Dimana DFSK secara positif mempelajari pasar kendaraan listrik dan mempersiapkan produk serta teknologi sebagai salah satu bagian dari sistem biologi kendaraan listrik untuk mendukung percepatan program kendaraan listrik di Indonesia. Komitmen kami sejak DFSK hadir pertama kali di Indonesia , kami ingin memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan otomotif di tanah air dengan menghadirkan kendaraan berkualitas tinggi, serta memberikan manfaat di masa depan," kata Alexander Barus, CEO PT Sokonindo Automobile.

Acara penandatanganan MoU disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, dan Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani, serta dihadiri oleh CEO 20 Mitra Perusahaan lainnya, bertempat di Auditorium BJ Habibie BPPT, Jakarta Pusat (16/10/2019).

DFSK sendiri sudah memiliki kendaraan listrik yaitu Glory E3, Sport utility vehicle (SUV) ramah lingkungan ini menggunakan baterai berukuran 52,56 kWh yang bisa membuat SUV listrik tersebut melaju hingga 405 km. Urusan pengisian daya, teknologi fast charging yang ada sekarang ini sanggup mengisi 20% daya baterai menjadi 80% hanya 30 menit. Sedangkan untuk slow charging akan memakan waktu selama 8 jam.

Soal tenaga, DFSK Glory E3 juga bisa diandalkan dengan menggunakan motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor bertenaga 120 kW dan Torsi 300 Nm. Sensasi mengemudi DFSK Glory E3 dijamin akan fun to drive dengan tiga mode berkendara yaitu, Normal, ECO, Sport Multi-Driving Mode.

"DFSK merasa bangga dan terhormat menjadi salah satu perusahaan yang ikut menandatangani MoU ini dimana hal ini merupakan bentuk komitmen untuk memajukan program kendaraan listrik di Indonesia. Diharapkan, dengan adanya penandatanganan MoU ini, dapat memicu perusahaan lain untuk mendukung program energi terbarukan untuk masa depan bangsa." tutup Alexander Barus.


The post Pabrikan Asal Cina ini Dukung Pengembangan Kendaraan Listrik di Indonesia appeared first on Review dan Berita Mobil.

Sumber: RajaMobil

Pabrikan Asal Cina ini Dukung Pengembangan Kendaraan Listrik di Indonesia

Pabrikan Asal Cina ini Dukung Pengembangan Kendaraan Listrik di Indonesia

Pabrikan Asal Cina ini Dukung Pengembangan Kendaraan Listrik di Indonesia

Pabrikan Asal Cina ini Dukung Pengembangan Kendaraan Listrik di Indonesia

Pabrikan Asal Cina ini Dukung Pengembangan Kendaraan Listrik di Indonesia

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya