0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pakistan Memperingatkan Adanya Potensi Genosida di Kashmir

okezone
okezone - Wed, 11 Sep 2019 15:53
Dilihat: 31
Pakistan Memperingatkan Adanya Potensi Genosida di Kashmir

JENEWA - Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi mengatakan pendudukan India di Kashmir yang mayoritas berpenduduk Muslim bisa berpotensi adanya genosida.

India pada 5 Agustus mencabut status otonomi Kashmir, wilayah yang menjadi sumber perselisihan antara India dan Pakistan, dua negara yang memiliki senjata nuklir.

"Kota, gunung, dataran, lembah yang sedih dan terguncang di Jammu & Kashmir, yang diduduki India, bergaung hari ini bersama bekas-bekas suram yang ditinggalkan Rwanda, Srebrenica, Rohingya dan pembunuhan berencana Gujarat," kata Qureshi dalam sidang dewan hak asasi manusia PBB mengutip Reuters, Rabu (11/9/2019).

"Rakyat di Jammu & Kashmir, yang diduduki India, sedang memperhitungkan kemungkinan terburuk... Saya bergidik menyebutkan kata genosida di sini, tapi saya harus melakukannya... Rakyat Kashmir di daerah yang diduduki itu, sebagai warga negara, kelompok suku, ras dan keagamaan, menghadapi ancaman serius pada nyawa, cara hidup dan mata pencaharian mereka dari rezim yang kejam, cenderung beraliran misoginis dan xenofobia," tuturnya.

Baca juga: Terkait Kashmir, Mantan Istri Sebut PM Pakistan Lemah

Baca juga: 5 Prajurit Tewas Imbas Baku Tembak Militer Pakistan dan India di Perbatasan Kashmir

Belum ada komentar dari delegasi India di dewan tersebut.

India dan Pakistan sama-sama menyatakan Kashmir sebagai wilayah mereka.

Pasukan India dan Pakistan beberapa kali terlibat adu tembak di Garis Kendali sepanjang 740 kilometer.

India membanjiri lembah Kashmir dengan tentara-tentaranya, membatasi pergerakan serta memutus komunikasi saat Perdana Menteri Narendra Modi mencabut hak-hak khusus wilayah itu pada 5 Agustus. Sambungan seluler dan internet sejak itu diputus.

Qureshi, yang berbicara kepada para wartawan di Jenewa, mengatakan, "Saat ini saya tidak lihat ada kemungkinan untuk menjalin hubungan bilateral dengan India."

Ia mendesak Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Dewan Keamanan PBB untuk membantu meredakan ketegangan.


"Hari ini delapan juta orang terpenjara, tercabut dari semua kebebasan politik dan sipil. Dunia tidak bisa diam saja, dunia jangan diam. Dan jika diam, mereka akan jadi bagian dari kelalaian kriminal ini," katanya.

Sumber: okezone

Pakistan Memperingatkan Adanya Potensi Genosida di Kashmir

Pakistan Memperingatkan Adanya Potensi Genosida di Kashmir

Pakistan Memperingatkan Adanya Potensi Genosida di Kashmir

Pakistan Memperingatkan Adanya Potensi Genosida di Kashmir

Pakistan Memperingatkan Adanya Potensi Genosida di Kashmir

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya