0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pasangan Youtuber Mesir Ditahan karena Prank Anak

Republika Online
Republika Online - Sat, 19 Sep 2020 16:47
Dilihat: 43
Pasangan Youtuber Mesir Ditahan karena Prank Anak

MESIR -- Kepolisian Mesir mengamankan pasangan suami istri Youtuber, Ahmad Hassan dan Zeinab. Keduanya ditangkap pada Rabu (16/9), atas tuduhan eksploitasi anaknya yang berusia satu tahun sebagai lelucon di akun Youtube mereka.

Permintan penanggakapan tersebut diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Menurut JPU, pasangan tersebut dianggap telah meneror putri mereka yang baru berusia satu tahun, Eileen, sebagai lelucon dalam sebuah video yang diposting di saluran Youtube mereka, yang memiliki hampir enam orang juta pengikut.

Pasangan itu juga dituduh mengeksploitasi anak mereka demi keuntungan finansial dan mengambil untung dari traumanya. Mereka bisa menghadapi hukuman penjara menyusul salah satu video lelucon yang menunjukkan reaksi putri mereka melihat wajah hitam ibunya dan anak itu menangis sementara orang tuanya tertawa.

Video tersebut memicu amarah dari penonton di media sosial dan beberapa menyerukan pihak berwenang menyelamatkan anak tersebut dari orang tuanya. Insiden sebelumnya termasuk video di mana Zeinab berpura-pura tidak responsif sementara putrinya menangis minta perhatian.

Egypt Independent melaporkan reaksi publik mengarah ke pengaduan yang diajukan ke Dewan Nasional untuk Anak dan Ibu (NCCM), yang kemudian menyerahkan laporan ke Jaksa Penuntut Umum untuk membuka penyelidikan. Direktur Umum Saluran Bantuan Anak NCCM, Sabri Osman, mengatakan video-video ini menampilkan perilaku sembrono orang tua.

Selain itu, tujuannya mencapai ketenaran dan mengumpulkan uang, yang telah mereka dapatkan dari popularitas saluran Youtube mereka dengan mengorbankan kesejahteraan putri mereka. "Kejadian serius ini merupakan pelecehan anak yang bisa melibatkan hukuman penjara seumur hidup dan denda 31.722 dolar AS (Rp 470 juta)," ujar Osman dilansir dari Middle East Monitor, Sabtu (19/9).

Sekretaris Jenderal NCCM, Sahar Al-Sonbaty mengatakan penerbitan video tersebut merupakan pelecehan anak dan melanggar Pasal 80 Konstitusi Mesir yang mengatur hak-hak anak dan menyebutkan: "Negara harus merawat anak-anak dan melindungi mereka dari semua. bentuk kekerasan, pelecehan, penganiayaan, dan eksploitasi komersial dan seksual."

Dia menambahkan itu juga melanggar Pasal 96 Undang-Undang Anak Mesir, yang mencakup kasus apa pun yang melibatkan ancaman pengasuhan yang aman yang menjadi hak semua anak di bawah hukum.

https://www.middleeastmonitor.com/20200918-egypt-police-arrest-youtube-couple-for-child-abuse-prank/

Berita Terkait
  • Polisi Kesulitan Identifikasi Ratusan Anak Korban WN Prancis
  • Pria AS di Filipina Dihukum Atas Kasus Eksploitasi Anak
  • Menteri PPPA Prihatin dengan Kasus Eksploitasi Seksual Anak
Berita Lainnya
  • Infografis MU Vs Crystal Palace, Misi Laga Perdana
  • Pandemi Berdampak Negatif ke Siswa SD

Pasangan Youtuber Mesir Ditahan karena Prank Anak

Pasangan Youtuber Mesir Ditahan karena Prank Anak

Pasangan Youtuber Mesir Ditahan karena Prank Anak

Pasangan Youtuber Mesir Ditahan karena Prank Anak

Pasangan Youtuber Mesir Ditahan karena Prank Anak

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya