0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pasca Pandemi Covid-19, Angkutan Penumpang Kereta Api di Sumbar Semakin Meningkat

covesia
covesia - Tue, 06 Dec 2022 21:04
Dilihat: 108
Pasca Pandemi Covid-19, Angkutan Penumpang Kereta Api di Sumbar Semakin Meningkat

Covesia.com - Jumlah penumpang kereta api di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional II Sumatera Barat (PT KAI Divre II Sumbar) kini mulai meningkat.

Jumlah pengguna kereta api di Divre II Sumbar pada 2021 tercatat 642.827 penumpang, dan 2022 sampai Oktober tercatat 1.014.767 penumpang.

Terkait mulai meningkatnya jumlah penumpang kereta api, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar dan pemerintah kabupaten/kota menghendaki agar kereta api bisa beroperasi seperti komuter yang ada di Pulau Jawa.

Vice President PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional (Divre) II Sumbar, Mohamad Arie Fathurrochman mengatakan, apa yang diharapkan oleh Pemerintah Daerah tersebut sudah diakomodir, Karena kereta api yang melayani rute Padang ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) maupun ke arah Naras sudah berfungsi seperti komuter.

"Kereta api Minangkabau Ekspres ini bahkan satu-satunya kereta api bandara di Indonesia yang sering berhenti di setiap stasiun dan shelter," kata Arie, dalam keterangan persnya, Selasa (7/12/2022).

Kemudian kata Arie, okupansi penumpang rute BIM saat ini juga mulai tumbuh lebih baik karena calon penumpang pesawat mulai memanfaatkan kereta api untuk menuju Padang ataupun Bandara Internasional Minangkabau .

"Dulu lebih banyak penumpang untuk tujuan wisata, sekarang mulai tumbuh penumpang pesawat yang memanfaatkan kereta api," ungkapnya.

PT KAI Divre II Sumbar juga melakukan berbagai upaya dan inovasi untuk terus meningkatkan okupansi penumpang dan minat masyarakat menggunakan kereta api. Mulai dari memberlakukan tiket khusus untuk penumpang dewasa yang berangkat secara rombongan.

"Jadi tidak hanya anak sekolah saja yang boleh berangkat rombongan dengan menggunakan kereta api, tapi di Sumbar orang dewasa juga boleh berangkat rombongan," terangnya.

Dengan adanya kebijakan khusus untuk keberangkatan rombongan ini ternyata juga berdampak signifikan terhadap tingkat okupansi yang semakin tinggi akhir-akhir ini.

Selain itu, tingginya okupansi penumpang kereta api pascapandemi Covid-19 saat ini, karena ada kecenderungan baru pekerja, termasuk ASN, dan pelajar yang berdomisili di Padang dan bekerja di Pariaman atau sebaliknya, menggunakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan.

"Diharapkan dengan kondisi ini tidak hanya berdampak okupansi mulai meningkat, tetapi beban kendaraan di jalan juga mulai berkurang," kata dia.


(*)

Sumber: covesia

Pasca Pandemi Covid-19, Angkutan Penumpang Kereta Api di Sumbar Semakin Meningkat

Pasca Pandemi Covid-19, Angkutan Penumpang Kereta Api di Sumbar Semakin Meningkat

Pasca Pandemi Covid-19, Angkutan Penumpang Kereta Api di Sumbar Semakin Meningkat

Pasca Pandemi Covid-19, Angkutan Penumpang Kereta Api di Sumbar Semakin Meningkat

Pasca Pandemi Covid-19, Angkutan Penumpang Kereta Api di Sumbar Semakin Meningkat

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya