0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok Preman, Mengingat Kembali Janji Serda Ucok Berantas Bromocorah

okezone
okezone - Tue, 18 Jan 2022 06:08
Dilihat: 187
Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok Preman, Mengingat Kembali Janji Serda Ucok Berantas Bromocorah

JAKARTA - Anggota Batalyon Infanteri Raider 303/Setia Sampai Mati, Pratu Sahdi (22) menjadi korban pengeroyokan sejumlah preman di kawasan Taman Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu, 16 Januari 2022.

(Baca juga: Anggota TNI AD Pratu Sahdi yang Tewas Dikeroyok Ternyata Pasukan Elite)

Akibat dari pengeroyokan itu, korban meregang nyawa. Pratu Sahdi menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Atmajaya, Pluit, Jakarta Utara. Polisi saat ini masih mengejar pelaku pengeroyokan Pratu Sahdi.

Polisi pun bergerak cepat dan menangkap tiga pelaku pengeroyokan Pratu Sahdi dan sejumlah warga.

"Informasinya baru tiga yang diamankan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan saat dikonfirmasi.

(Baca juga: Pasukan Elite Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok, Ini Kemampuan Mencengangkan Prajurit Cakra Kostrad)

Polisi kata dia masih melakukan pengejaran pada pelaku lain yang terlibat dalam insiden yang menewaskan pasukan elite TNI AD tersebut. Namun dia enggan menjelaskan motif dari dari para pelaku pengeroyokan. Pihaknya akan menjelaskan kasus secara detail dalam jumpa pers.

Di sisi lain, aksi kekerasan preman juga pernah mengakibat tewasnya anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD Serka Heru Santoso. Dia tewas ditusuk preman di tempat hiburan malam Hugo's Caf, Jalan Adisucipto, Km 8, Maguwoharjo, Depok, Kabupaten Sleman, DIY, pada Selasa 19 Maret 2013.

Pria asal Palembang, Sumatera Selatan, yang berdomisili di Desa Menjangan, Kecamatan Kartosuro, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, itu ditikam menggunakan pecahan botol minuman keras di bagian dada.

Tidak butuh waktu lama, polisi langsung menangkap pelaku pembunuhan Serka Heru Santoso. Mereka adalah Yohanes Juan Manbait, Gamaliel Yermiyanto Rohi Riwu, Adrianus Candra Galaja, dan Hendrik Benyamin Sahetapy Engel.

Keempatnya tewas oleh Serda Ucok Tigor Simbolon dalam peristiwa penyerangan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Cebongan, Sleman, Yogyakarta.


Serda Ucok Tigor Simbolon, yang merupakan eksekutor empat tahanan dengan senjata AK-47, dijatuhi hukuman selama 11 tahun penjara. Vonis itu lebih ringan satu tahun dari tuntutan Oditur yang meminta hukuman selama 12 tahun penjara.

Sumber: okezone

Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok Preman, Mengingat Kembali Janji Serda Ucok Berantas Bromocorah

Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok Preman, Mengingat Kembali Janji Serda Ucok Berantas Bromocorah

Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok Preman, Mengingat Kembali Janji Serda Ucok Berantas Bromocorah

Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok Preman, Mengingat Kembali Janji Serda Ucok Berantas Bromocorah

Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok Preman, Mengingat Kembali Janji Serda Ucok Berantas Bromocorah

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya