0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pati Polri Jadi Dirdik KPK, ICW: KPK Bukan Kantor Polisi

Republika Online
Republika Online - Sat, 19 Sep 2020 12:51
Dilihat: 37
Pati Polri Jadi Dirdik KPK, ICW: KPK Bukan Kantor Polisi

JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengkritisi terpilihnya enam anggota Polri dalam seleksi jabatan struktural di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keenam anggota Polri yang terpilih yakni, Brigjen Setyo Budiyanto lolos menjadi Direktur Penyidikan (Dirdik) dan lima Koordinator wilayah, Kombes Didik Agung Widjanarko, Kombes Agung Yudho Wibowo, Kombes Bahtiar Ujang Purnama, Kombes Kumbul Kuswijanto Sudjadi dan Kombes Yudhiawan.

"ICW ingin mengingatkan kepada Firli Bahuri bahwa tempat ia bekerja adalah Komisi Pemberantasan Korupsi bukan kantor Kepolisian Republik Indonesia," tegas Peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam pesan singkatnya, Sabtu (19/9).

Berdasarkan data yang dihimpun oleh ICW, setidaknya KPK saat ini telah mempekerjakan empat orang perwira tinggi Polri, yakni Komjen Pol Firli Bahuri selaku Ketua KPK, Irjen Pol Karyoto selaku Deputi Penindakan, Brigjen Pol Setyo Budiyanto selaku Direktur Penyidikan, dan Brigjen Pol Endar Priartono selaku Direktur Penyelidikan.

Dengan terpilihnya lima orang yang mengisi posisi Koordinator Wilayah, kemungkinan juga akan dinaikkan pangkatnya menjadi Jenderal bintang satu. Sehingga, total perwira tinggi Polri yang menduduki jabatan strategis di KPK ada sembilan orang.

"Hal ini tentu akan menimbulkan persepsi di tengah publik akan terjadinya dugaan konflik kepentingan," ujar Kurnia.

"Khususnya pada konteks penindakan, bagaimana publik akan percaya bahwa mereka akan objektif ketika menangani perkara yang melibatkan oknum di Kepolisian?, " tambah Kurnia.

Sudut pandang lain juga terkait potensi loyalitas ganda. Sebab, pada waktu mendatang, perwira tinggi Polri ini akan kembali ke institusi asalnya.

Sehingga di waktu yang sama, para perwira tinggi ini memiliki dua atasan sekaligus, yakni Ketua KPK dan Kapolri. Kurnia menegaskan, sejak awal ICW tidak antiterhadap insitusi tertentu untuk menduduki jabatan di KPK.

"Akan tetapi, jika institusi tersebut belum sepenuhnya berhasil memberantas korupsi, bukan kah lebih baik mereka diberdayakan saja di tempat asalnya? Setidaknya dapat bermanfaat untuk membantu proses pembenahan internal institusi, daripada harus dipekerjakan di KPK, " ujar Kurnia.


Berita Terkait
  • Brigjen Setyo Budiyanto Jadi Direktur Penyidikan KPK
  • ICW Rasakan Kejanggalan dalam Pelimpahan Berkas Jaksa Pinang
  • ICW Tetap Dorong KPK Ambil Alih Kasus Djoko Tjandra
Berita Lainnya
  • Pemkot Bandung Ancam Tutup Jalan Dipatiukur
  • Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris Positif Covid-19

Pati Polri Jadi Dirdik KPK, ICW: KPK Bukan Kantor Polisi

Pati Polri Jadi Dirdik KPK, ICW: KPK Bukan Kantor Polisi

Pati Polri Jadi Dirdik KPK, ICW: KPK Bukan Kantor Polisi

Pati Polri Jadi Dirdik KPK, ICW: KPK Bukan Kantor Polisi

Pati Polri Jadi Dirdik KPK, ICW: KPK Bukan Kantor Polisi

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya