0
Thumbs Up
Thumbs Down

PBB Sebut Menghina Nabi tak Dibenarkan, Ini Alasannya

Republika Online
Republika Online - Thu, 29 Oct 2020 23:35
Dilihat: 40
PBB Sebut Menghina Nabi tak Dibenarkan, Ini Alasannya

JAKARTA - Meningkatnya ketegangan antara Prancis dan Dunia Islam akibat penerbitan kartun yang menghina Nabi Muhammad SAW, menjadi catatan tersendiri bagi Perwakilan Tinggi PBB untuk Aliansi Peradaban, Miguel Angel Moratinos.

Dia menyatakan keprihatinannya atas PBB menyerukan untuk menghentikan ketegangan tersebut dengan saling menghormati semua agama dan kepercayaan.

"Karikatur yang menghasut juga memprovokasi tindakan kekerasan terhadap warga sipil yang tidak bersalah, yang diserang karena agama, kepercayaan atau etnis mereka," kata Moratinos dilansir dari Anadolu Agency, Kamis (29/10).

Menurut Moratinos, penghinaan terhadap agama dan simbol-simbol suci agama dapat memicu kebencian dan serangan ekstremisme yang mengarah pada polarisasi dan fragmentasi masyarakat.

Kebebasan berekspresi kata dia, harusnya dilakukan dengan cara yang sepenuhnya menghormati keyakinan agama dan prinsip semua agama. "Tindakan kekerasan tidak dapat dan tidak boleh dikaitkan dengan agama, kebangsaan, peradaban, atau kelompok etnis apapun," ucapnya.

Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelumnya menyebut bahwa agama Islam dalam kondisi krisis. Macron bahkan mengumumkan rancangan undang-undang yang lebih keras untuk menangani "separatisme Islam" di negaranya.

Ketegangan di Prancis semakin meningkat pasca peristiwa pemenggalan kepala seorang guru sekolah menengah, Samuel Paty, pada 16 Oktober di pinggiran Paris. Guru tersebut dipenggal setelah menunjukkan kartun Nabi Muhammad yang menghujat di salah satu kelasnya tentang kebebasan berekspresi.

Penyerangan dilakukan Abdullah Anzorov (18 tahun) asal Chechnya, yang kemudian ditembak mati oleh polisi. Macron memberikan penghormatan kepada Paty dan membela kartun Nabi itu, dengan mengatakan Prancis "Tidak akan melepaskan kartun kami." Hal itulah yang kemudian menyebabkan kemarahan Muslim di seluruh dunia.

Selain kecaman dari sejumlah negara termasuk Turki, Iran, dan Pakistan, juga muncul seruan untuk memboikot produk Prancis.

Sumber: https://www.aa.com.tr/en/world/un-official-calls-for-mutual-respect-amid-cartoon-row/2022955


Berita Terkait
  • Ini Seruan PBB Soal Karikatur Nabi Muhammad
  • Umat Kristen Israel Kecam Pernyataan Macron yang Hina Islam
  • Kasus Macron dan Pelecehan Karikatur Nabi SAW Satukan Umat?
Berita Lainnya
  • Sempat Reaktif, Hasil Tes Covid-19 8 Turis Borobudur Negatif
  • PBB Sebut Menghina Nabi tak Dibenarkan, Ini Alasannya

PBB Sebut Menghina Nabi tak Dibenarkan, Ini Alasannya

PBB Sebut Menghina Nabi tak Dibenarkan, Ini Alasannya

PBB Sebut Menghina Nabi tak Dibenarkan, Ini Alasannya

PBB Sebut Menghina Nabi tak Dibenarkan, Ini Alasannya

PBB Sebut Menghina Nabi tak Dibenarkan, Ini Alasannya

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya