0
Thumbs Up
Thumbs Down

PBNU Ingatkan Pemerintah Baru Soal Bonus Demografi

Republika Online
Republika Online - Sat, 19 Oct 2019 16:54
Dilihat: 22
PBNU Ingatkan Pemerintah Baru Soal Bonus Demografi

JAKARTA -- Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Robikin Emhas mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin agar membangun Indonesia dengan visi membangun sumber daya manusia Indonesia. Langkah itu agar Indonesia segera mendapatkan bonus demografi.

"Bagaimana membangun visi pembangunan sumber daya manusia. SDM adalah modal utama bagi pembangunan suatu bangsa. Indonesia saat ini sedang mengalami bonus demografi yakni bonus usia produktif," kata Robikin saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu (19/10).

Dia mengatakan bonus demografi itu merupakan modal penting pembangunan ke depan. Karena itu, modal sumber daya manusia harus diarahkan untuk menghadirkan keunggulan-keunggulan, menciptakan inovasi-inovasi yang berdaya saing yang bisa menyelesaikan tantangan kemiskinan, disparitas dan sebagainya. Dalam bidang keumatan dan kebangsaan, Robikin mengatakaan pemimpin baru nanti agar juga membangun dengan memperhatikan visi keumatan dan kebangsaan.

Modal ideologi dengan Pancasila sebagai dasar negara, kata dia, harus menjadi kekuatan utama perekat kebangsaan. "Pancasila kita telah melewati berbagai ujian dan cobaan. Namun demikian, dalam tatanan praktis, Pancasila belum terimplementasi dengan baik, sehingga masih terjadi banyak konflik dan kekerasan yang mengatasnamakan SARA, politisasi agama dan sebagainya," katanya.

Robikin mengatakan Indonesia juga harus dipimpin dengan visi keteladanan. Bangsa Indonesia saat ini membutuhkan teladan. Dengan memberikan teladan sikap dan perilaku, tidaklah susah bagi seorang pemimpin untuk mengarahkan kemudi kepemimpinannya mencapai cita-cita bangsa Indonesia.

"Saya percaya bersama Kiai Ma'ruf kepemimpinan Pak Jokowi akan lebih baik lagi dalam membangun visi ini. Terkait hal ini ada sebuah teori sosial yang mengatakan, wajah dan peradaban suatu masyarakat merupakan cerminan sosok pemimpinnya," kata dia.

Ketua PBNU mengatakan pemerintahan baru dengan visi pembangunan SDM, keumatan dan kebangsaan serta keteladanan sudah terintegrasi dalam visi-misi duet Jokowi-Ma'ruf sebagaimana telah disusun dalam kampanye pencalonan. "Selamat bertugas, selamat berkhidmat untuk negara dan bangsa dengan iringan doa semoga Indonesia makin maju, berdaulat, berkepribadian, mandiri dan sejahtera. Amin ya Rabb," katanya.


Berita Terkait
  • Said Aqil: Serahkan Amanah Sesuai Ahlinya
  • Jika Purna Tugas, Menteri Jokowi Ini Ingin Menulis Novel
  • Pemerintahan Jokowi II Diminta Fokus Industri Halal dan UMKM
Berita Lainnya
  • Pimpinan MPR Temui JK
  • Kegentingan Setelah UU KPK Versi Revisi Berlaku Hari Ini

PBNU Ingatkan Pemerintah Baru Soal Bonus Demografi

PBNU Ingatkan Pemerintah Baru Soal Bonus Demografi

PBNU Ingatkan Pemerintah Baru Soal Bonus Demografi

PBNU Ingatkan Pemerintah Baru Soal Bonus Demografi

PBNU Ingatkan Pemerintah Baru Soal Bonus Demografi

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya