0
Thumbs Up
Thumbs Down

PCNU Temanggung Usulkan Santri tak Dilarang Gunakan Ponsel

Republika Online
Republika Online - Sun, 28 Nov 2021 23:10
Dilihat: 72
PCNU Temanggung Usulkan Santri tak Dilarang Gunakan Ponsel

TEMANGGUNG- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengusulkan dilakukan peninjauan ulang terhadap larangan penggunaan telepon seluler bagi para santri di sejumlah pondok pesantren.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, KH M Furqon, Ahad (28/11) mengatakan penting bagi santri untuk beribadah di dunia maya dan tidak boleh gagap terhadap ruangan baru tersebut, tetapi justru aktif dan reaktif untuk kepentingan dakwah Islam rahmatal lil alamin.

Dia menyampikan hal tersebut dalam kegiatan Santri Gayeng Nusantara (SGN) mendampingi santri mengenal teknologi informasi di Pondok Pesantren Al Hidayah, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung.

Dia menuturkan jika sebelumnya banyak pesantren yang melarang penggunaan telepon seluler, sebaiknya dikaji ulang dan ditemukan format yang tepat agar penggunaan telepon seluler tidak salah arah.

"Di dunia maya itu bisa berbuat pahala, bisa juga berbuat dosa. Jadi harus dipastikan internet yang digunakan untuk hal-hal positif dan baik," kata M Furqon yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah ini.

Tentor Santri 4.0 SGN Abas Zahrotin mengatakan keterampilan di bidang teknologi informasi menjadi penting karena akan menunjang dakwah dan aktivitas santri pascapesantren.

Dia mengatakan, masyarakat sudah berada di zona 4.0, jika santri tidak masuk dalam ruang itu, maka dakwahnya tidak tersampaikan.

"Penggunaan media sosial untuk kepentingan tersebut sangat penting," katanya.

Dia mengatakan, penggunaan media sosial juga harus didukung dengan manajemen media sosial yang tepat, jika tidak, maka menjadi bola liar yang sulit dikendalikan. SGN sendiri menggelar pendampingan ini secara bertahap dari manajemen hingga pembuatan konten.

"Ada lima tahapan, kami masih dalam tahap pertama, target akhir kami santri bisa coding sehingga bisa membuat aplikasi sendiri," katanya.

Dia menjelaskan kendala yang terjadi masih banyak pesantren yang melarang penggunaan telepon seluler. Larangan tersebut terjadi karena sering kali santri menyalahgunakannya untuk bermain game atau hal lain yang negatif."Di sini pentingnya manajemen penggunaan telepon seluler, dalam hal ini kami mendampingi," katanya.


Berita Terkait
  • Pemerintah Kembangkan Program Santri Digitalpreneur
  • Wapres Harap Muncul Lebih Banyak Santripreneur
  • Longsor Terjang Ponpes, Seorang Santri Meninggal Dunia
Berita Lainnya
  • PCNU Temanggung Usulkan Santri tak Dilarang Gunakan Ponsel
  • Antisipasi Omicron Harus Pertimbangkan Transmisi Tiap Negara

PCNU Temanggung Usulkan Santri tak Dilarang Gunakan Ponsel

PCNU Temanggung Usulkan Santri tak Dilarang Gunakan Ponsel

PCNU Temanggung Usulkan Santri tak Dilarang Gunakan Ponsel

PCNU Temanggung Usulkan Santri tak Dilarang Gunakan Ponsel

PCNU Temanggung Usulkan Santri tak Dilarang Gunakan Ponsel

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya