0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pegiat Medsos: Hindari Misinformasi tentang Covid-19

Republika Online
Republika Online - Thu, 02 Apr 2020 20:53
Dilihat: 56
Pegiat Medsos: Hindari Misinformasi tentang Covid-19

JAKARTA -- Pegiat media sosial (medsos) Enda Nasution mengatakan misinformasi yang membuat panik masyarakat harus dihindari. Menurut dia, saat ini banyak informasi yang sifatnya justru salah atau misinformasi, bukan hoaks.

"Karena kita terlalu cepat menyebarkannya tanpa menunggu informasi itu bisa dikonfirmasi lagi," ujar Enda dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/4).

Menurut dia, dalam kondisi seperti saat ini wajar jika semua orang berusaha mencari informasi sebanyak mungkin. Namun demikian masyarakat harus diarahkan bahwa informasi yang diakses harus berasal dari sumber resmi agar tidak terjadi misinformasi.

Untuk itulah, menurut Enda, perlunya peran dari pemerintah untuk mulai melakukan "improvement" dan perbaikan terkait manajemen penanggulangan wabah Covid-19 ini sehingga tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat.

Dia mengakui sekarang ini semua sudah jelas, di mana sumber-sumber informasi juga melalui situs web sudah mulai bermunculan secara resmi. Dengan begitu, data itu sudah mulai terbuka untuk publik.

Alumnus Teknik Sipil ITB itu menyampaikan dari sisi komunikasi, pemerintah juga harus sudah memiliki strategi baik itu untuk jangka pendek, menengah, dan panjang untuk mengimbangi dan mengantisipasi apa yang terjadi di lapangan ke depannya. Menurutnya, pentingnya komunikasi ke publik untuk menenangkan masyarakat.

"Hal ini untuk memastikan agar tidak terjadi kepanikan, kesalahpahaman maupun tidak terjadi hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap sumber-sumber resmi pemerintah," kata pria yang juga dijuluki sebagai Bapak Blogger Indonesia itu.

Dia mengatakan saat ini juga sudah ada upaya swadaya dari masyarakat untuk mencoba mengklarifikasi informasi yang beredar dan menjadi penengah terhadap informasi yang krusial dengan membuat platform informatif untuk publik. Begitu pun dari pemerintah seperti Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) itu membuat platform informasi.

Enda juga meminta masyarakat jangan terlalu gampang berkomentar negatif terhadap upaya yang telah dilakukan pemerintah saat ini. Apabila merasa kesal atau frustasi boleh saja mengkritik, namun jangan mengeluarkan pernyataan nyinyir yang terlalu cepat.

"Janganlah menjelekkan usaha-usaha yang sudah dilakukan oleh banyak pihak, baik itu pemerintah, tenaga kesehatan, para dokter dan semua orang yang sedang berusaha untuk mencoba meredam dan membantu semua pihak ini," jelasnya.




Berita Terkait
  • Ketegasan IDI Soal Pentingnya Larangan Mudik
  • Media Diharap Kedepankan 'Jurnalisme Harapan' Saat Covid-19
  • Pedagang Sayur di Pasar Senen Layani Pembeli Jarak Jauh
Berita Lainnya
  • Istana Ungkap Alasan Presiden Pilih PSBB Dibanding Lockdown
  • BPS: Kunjungan Turis Asing pada Februari Anjlok 30,42 Persen

Pegiat Medsos: Hindari Misinformasi tentang Covid-19

Pegiat Medsos: Hindari Misinformasi tentang Covid-19

Pegiat Medsos: Hindari Misinformasi tentang Covid-19

Pegiat Medsos: Hindari Misinformasi tentang Covid-19

Pegiat Medsos: Hindari Misinformasi tentang Covid-19

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya