0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pekalongan Ajukan UMK 2020 Rp 2.072.000

Republika Online
Republika Online - Thu, 14 Nov 2019 09:42
Dilihat: 22
Pekalongan Ajukan UMK 2020 Rp 2.072.000

PEKALONGAN -- Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengajukan usulan upah minimum kota (UMK) 2020 kepada gubernur sebesar Rp 2.072.000 per bulan setelah disepakati oleh Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) setempat. Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz mengatakan angka itu muncul berdasarkan hasil pertimbangan pemkot untuk mengambil jalan tengah dari perbedaan angka yang diminta oleh SPN dan Apindo.

"Pada saat itu (sempat) terjadi perdebatan cukup berat karena ada satu perbedaan dari SPN dengan pengusaha. Berdasarkan PP 78, sebenarnya angkanya Rp 2.069.000, namun kemudian Apindo menambah menjadi Rp 2.070.000, tetapi SPN meminta Rp2.075.000," katanya., Kamis (14/11).

Kemudian, pemkot mengusulkan jalan tengah dan disepakati oleh mereka sebesar Rp 2.072.000. "Mudah-mudahan untuk Kota Pekalongan sudah selesai," katanya.

Ia mengatakan dengan pengajuan angka tersebut, berarti angka UMK 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp 166 ribu dibandingkan UMK tahun sebelumnya sebesar Rp 1.906.000. Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Pekalongan Slamet Hariyadi mengatakan pada rapat terakhir Dewan Pengupahan belum ada kesepakatan satu angka UMK yang diusulkan sehingga hal itu disampaikan kepada wali kota.

"Angka yang diajukan tersebut akan dipilih oleh wali kota berdasarkan aturan yang ada. Seharusnya angka UMK sudah diajukan kepada Gubernur Jateng pada 4 November 2019. Akan tetapi, karena kesibukan wali kota maka angka itu baru bisa diusulkan dalam waktu dekat," katanya.

Sebelumnya, Perwakilan DPC SPN Kota Pekalongan Mustakim Atho memunculkan angka usulan UMK Kota Pekalongan 2020 sebesar Rp 2.302.772. Dia mengacu pada formula perhitungan UMK yang tercantum pada UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Formula yang digunakan SPN, didasarkan pada hasil survei kebutuhan hidup layak (KHL) tahun berjalan ditambah inflasi dan angka pertumbuhan ekonomi.


Berdasarkan survei SPN, KHL Kota Pekalongan 2019 sebesar Rp 2.122.175 yang kemudian ditambah inflasi 3,39 persen dan angka pertumbuhan ekonomi 5,12 persen sesuai yang telah ditetapkan BPS. "Dari hasil perhitungan berdasarkan formula tersebut, SPN mendapatkan angka UMK yang ideal, sesuai dengan kondisi riil yaitu Rp 2.302.772. Angka itu juga telah kami sampaikan pada sidang Dewan Pengupahan sebagai angka usulan dari SPN," katanya.

Berita Terkait
  • Kenaikan UMK Kota Bandung Mengacu PP 78 Tahun 2015
  • Tarif BPJS, TDL, BBM Naik, KSBSI: Upah Naik Jadi tak Berarti
  • Kemenaker Minta Data Empiris Usulan Kenaikan Upah
Berita Lainnya
  • Viola Davis Ikut Tanggapi Martin Scorsese
  • Dompet Dhuafa Ajak Sumbang Sepatu Layak Pakai di EJM 2019

Pekalongan Ajukan UMK 2020 Rp 2.072.000

Pekalongan Ajukan UMK 2020 Rp 2.072.000

Pekalongan Ajukan UMK 2020 Rp 2.072.000

Pekalongan Ajukan UMK 2020 Rp 2.072.000

Pekalongan Ajukan UMK 2020 Rp 2.072.000

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya