0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pekerja Media Khawatir Omnibus Law Picu PHK Massal

Republika Online
Republika Online - Fri, 21 Feb 2020 01:23
Dilihat: 32
Pekerja Media Khawatir Omnibus Law Picu PHK Massal

JAKARTA -- Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI) menilai omnibus law cipta kerja tidak hanya berdampak pada buruh, melainkan kepada tenaga kerja di semua bidang. Salah satu dampak yang dikhawatirkan muncul yaitu terjadinya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

"Di pasal 154 a akan dibilang PHK bisa terjadi kalau ada peleburan atau penggabungan, dan efisiensi. Dua alasan ini alasan utama sering dijadikan dalih pengusaha melakukan PHK sepihak, yang sudah banyak terjadi sekarang dengan respons pengawas tenaga kerja yang sangat buruk, tapi malah dilegitimasi dalam omnibus cilaka, yang berarti PHK akan sangat besar," kata Ketua SINDIKASI Ellena Ekarahendy dalam diskusi di kantor Walhi, Mampang Prapatan, Jakarta, Kamis (20/2).

Menurutnya, tanda-tanda terjadinya gelombang PHK massal justru sudah terlihat sebelum omnibus law disahkan. Beberapa hari terakhir, ia kerap mendapatkan berita terkait pemecatan karyawan besar-besaran yang terjadi selama sepekan ini.

"Kalau RUU cilaka goal, PHK massal pasti akan terjadi, dan pemerintah apakah siap?" ujarnya.

Selain itu dalam RUU omnibus law cipta kerja, peluang seorang pekerja untuk bisa mendapatkan status pekerja tetap akan semakin sulit. Hal tersebut mengingat adanya aturan yang memungkinan semua pekerja menjadi pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT).

"Bahwa relasi kerja untuk menjadi pekerja tetap akan semakin sulit, terutama pekerja muda, dan akan semakin sulit untuk teman-teman mahasiswa, SMK, ini akan menghadapi relasi kerja yang mustahil jadi pekerja tetap," ujarnya.


Berita Terkait
  • Menaker Tegaskan Cuti Melahirkan Tidak Dihapus
  • Menaker Nilai RUU Omnibus Law Dibuat untuk Lindungi Pekerja
  • Walhi Khawatir Gugatan Perusakan Lingkungan Bakal Dibatasi
Berita Lainnya
  • Thailand Temukan Enam Kasus Baru Virus Corona
  • Arena Bermain di IBF 2020 Bisa Tampung 400 Anak

Pekerja Media Khawatir Omnibus Law Picu PHK Massal

Pekerja Media Khawatir Omnibus Law Picu PHK Massal

Pekerja Media Khawatir Omnibus Law Picu PHK Massal

Pekerja Media Khawatir Omnibus Law Picu PHK Massal

Pekerja Media Khawatir Omnibus Law Picu PHK Massal

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya