0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pelanggar Prokes Langsung Dirapid Antigen

Nusabali
Nusabali - Sat, 08 May 2021 06:22
Dilihat: 46
Pelanggar Prokes Langsung Dirapid AntigenDENPASAR,
Tim Yustisi Kota Denpasar kembali melakukan operasi pemantauan protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19 di Kota Denpasar, Jumat (7/5). Operasi yustisi yang difokuskan di seputaran Jalan Imam Bonjol dan Jalan Gunung Karang, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat ini menjaring 15 pelanggar. Mereka yang kedapatan melanggar tak hanya ditindak, tapi juga langsung dilakukan rapid test antigen di tempat.

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Anom Sayoga saat diwawancarai di sela-sela kegiatan mengungkapkan, kegiatan operasi yustisi ini dilakukan serangkaian Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro berbasis Desa dan Kelurahan. Mereka yang melanggar tak hanya dilakukan penindakan, tetapi juga dilakukan rapid test antigen untuk antisipasi mereka terpapar Covid-19.

Menurut Sayoga, Operasi Yustisi ini digencarkan untuk terus menegakkan kedisplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Adanya varian baru virus corona harus menjadi perhatian lebih ketat lagi. Lebih lanjut dikatakannya, adapun hasil dari kegiatan operasi pemantauan protokol kesehatan kali ini terjaring sebanyak 15 orang pelanggar prokes terkait penggunaan masker dan dilakukan rapid tes antigen.

Di mana dari 15 pelanggar tersebut, sebanyak 7 orang didenda Rp100.000 dan dilakukan pembinaan berupa menghapal Pancasila, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan push up karena tidak menggunakan masker. "Sementara 8 pelanggar lainnya, diberikan teguran yang sama tanpa denda karena menggunakan masker, namun tidak sesuai dengan aturan," jelasnya Dewa Sayoga.

Sementara, hasil dari rapid tes Antigen pada 15 orang menunjukkan hasil negatif. Ke depannya, kata Sayoga, operasi yustisi ini juga diarahkan ke zona dengan kasus Covid-19 yang relatif tinggi atau zona orange. Bahkan, prioritas pelaksanaan operasi juga akan dilakukan di ruang terbuka hijau seperti fasilitas publik, lapangan, pasar, kompleks pertokoan, objek wisata, ruas jalan serta kantong pemukiman padat.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, untuk menekan laju penyebaran Covid-19 mari sama-sama terus tingkatkan kedisplinan dalam menerapkan serta mematuhi protokol kesehatan. Jangan sampai lengah karena yang kita ketahui ada varian virus baru yang sudah masuk ke Bali khususnya di Denpasar. Jadi kewaspadaan harus lebih ditingkatkan lagi," kata Dewa Sayoga. *mis
Sumber: Nusabali

Pelanggar Prokes Langsung Dirapid Antigen

Pelanggar Prokes Langsung Dirapid Antigen

Pelanggar Prokes Langsung Dirapid Antigen

Pelanggar Prokes Langsung Dirapid Antigen

Pelanggar Prokes Langsung Dirapid Antigen

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya