0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pelibatan TNI- Polri Dibutuhkan untuk Kawal Tatanan Hidup Normal Baru

covesia
covesia - Wed, 27 May 2020 22:20
Dilihat: 44
Pelibatan TNI- Polri Dibutuhkan untuk Kawal Tatanan Hidup Normal Baru

Covesia.com - Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana untuk mengimplementasikan skenario new normal dengan mempertimbangkan studi epidemiologis dan kesiapan regional.

Seperti apa yang disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bahwa 340.000 personel TNI dan Polri disiapkan untuk mengamankan 1800 titik.

Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati menilai bahwa pelibatan TNI dan Polri dibutuhkan untuk mengawal tatanan hidup normal baru yang akan diterapkan dalam masyarakat.

"Kita hendaknya tidak mendikotomikan perlu tidaknya peran TNI dan Polri dalam penerapan New Normal. Ketertiban masyarakat adalah kunci keberhasilan penanganan Covid 19," ujar wanita yang biasa disapa Nuning dalam keteranganya kepada Covesia.com, Rabu (27/5/2020).

Ia menyebut bahwa masyarakat masih banyak yang tidak paham protokol kesehatan yang sudah ditetapkan Kementerian Kesehatan, bahkan ada juga yang sudah paham tapi malas dan tidak disiplin melaksanakannya.

"Hal inilah menjadi sebuah keniscayaan TNI dan Polri dilibatkan untuk menjaga ketertiban umum dan kedisiplinan mandiri anggota masyarakat," kata dia.

Keterlibatan TNI Polri, jelas dia, tentu saja diharapkan juga mengikuti tiga aspek yang dinilai pada indikator kesehatan masyarakat dari Gugus Tugas Covid-19 yakni, gambaran epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan.

Menurut dia, Wabah Covid-19 merupakan ancaman nirmiliter. Ancaman nirmiliter berbeda dengan ancaman militer dan ancaman nonmiliter. "Ketiganya kini dikenal sebagai ancaman hybrida dan telah merubah perspektif ancaman di masa mendatang," terang dia.

Apa yang dilakukan TNI, menurut dia, sebagai salah satu wujud OMSP adalah penanggulangan bencana. Keterlibatan TNI dalam konteks wabah Covid-19, masuk dalam kategori penanggulangan bencana.

Ia menjelaskan bahwa senjata biologi dan pertahanan negara anti senjata biologi merupakan ilmu pengetahuan yang harus dikuasai TNI. "Pada masa depan ancaman Nubika harus masuk dalam kewaspadaan kita. Para Prajurit TNI kini dituntut memiliki kemampuan tempur konvensional dan kemampuan tempur kontemporer," kata dia.

Sementara keterlibatan Polri dibutuhkan dalam penegakkan hukum serta pengawasan aturan pemerintah di lapangan.

"TNI dan Polri juga diharapkan dapat bersinergi memberikan informasi protokol kesehatan kepada masyarakat," ujar dia.

Menurut Nuning, kegiatan baksos yang dilakukan TNI dan Polri dengan membagikan makanan siap santap atau sembako kepada masyarskat pun sangat bermanfaat.

"Contohnya Baksos Universitas Pertahanan Peduli, Baksos beberapa Polda, Polres, Kodam, Koarmada dll," tutup Nuning.


(adi)

Sumber: covesia

Pelibatan TNI- Polri Dibutuhkan untuk Kawal Tatanan Hidup Normal Baru

Pelibatan TNI- Polri Dibutuhkan untuk Kawal Tatanan Hidup Normal Baru

Pelibatan TNI- Polri Dibutuhkan untuk Kawal Tatanan Hidup Normal Baru

Pelibatan TNI- Polri Dibutuhkan untuk Kawal Tatanan Hidup Normal Baru

Pelibatan TNI- Polri Dibutuhkan untuk Kawal Tatanan Hidup Normal Baru

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya