0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pembakaran Gedung Kejagung, DPR Minta Masyarakat Tak Mengumbar Prasangka

okezone
okezone - Fri, 18 Sep 2020 07:52
Dilihat: 35
Pembakaran Gedung Kejagung, DPR Minta Masyarakat Tak Mengumbar Prasangka

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Fraksi PDI-P, Arteria Dahlan menyatakan bahwa pihaknya menghormati investigasi yang sedang dilakukan jajaran kepolisian dan kejaksaan dalam mengusut pelaku pembakaran gedung Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Kami hormati giat investigasi yang dilakukan Polri dan Kejagung, termasuk juga Polri menemukan adanya unsur pidana terkait kebakaran Kejagung," kata Arteria saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2020).

Lebih lanjut, ia meminta agar publik bersabar terhadap hasil investigasi pihak kepolisian dalam mengungkap peristiwa pidana dugan pembakaran gedung Kejagung. Arteria meminta agar publik tidak membuat spekulasi berlebihan.

"Saya minta semua pihak bersabar dan tidak mengumbar prasangka. Sekalipun ada tindak pidana, kan harus jelas dalam konteks apa?," ucapnya.

Arteria secara pribadi menilai bahwa kebakaran yang menghanguskan seluruh Gedung utama Kejagung karena adanya kelalaian. Dugaan itu mengacu pada penjelasan Polri terkait adanya pengerjaan renovasi lantai 6 Gedung Kejagung.

"Kalau saya pribadi beranggapan tidak terdapat kesengajaan untuk membakar gedung, itu lebih pada kelalaian saja. Terlebih kalau benar, sumber api berasal dari lantai 6 di lokasi yang sedang di renovasi," kata Arteria.

"Mungkin saja itu karena kelalaian. Tapi saya tidak mau berspekulasi. Saya lebih meminta kita semua bersabar, untuk kemudian kita menunggu hasil dari giat-giat investigasi selanjutnya," imbuhnya.

Sebelumnaya, Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa ada unsur pidana dalam peristiwa kebakaran di Gedung utama Kejagung. Penyidik Bareskrim pun resmi meningkatkan perkara ini ke tahap penyidikan.

Listyo mengatakan, ditemukannya dugaan peristiwa pidana itu setelah adanya temuan dari rangkaian olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Puslabfor Bareskrim Polri dengan menggunakan instrument gas chromatography-mass spectrometer (GC-MS).


"Oleh karena itu hari ini kami melaksanakan gelar bersama Jampidum, Jamwas dan Jambin dan sepakat untuk meningkatkan penyelidikan menjadi penyidikan untuk memudahkan pemeriksaan dan penyidikan berikutnya," kata Listyo dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 17 September 2020.

Sumber: okezone

Pembakaran Gedung Kejagung, DPR Minta Masyarakat Tak Mengumbar Prasangka

Pembakaran Gedung Kejagung, DPR Minta Masyarakat Tak Mengumbar Prasangka

Pembakaran Gedung Kejagung, DPR Minta Masyarakat Tak Mengumbar Prasangka

Pembakaran Gedung Kejagung, DPR Minta Masyarakat Tak Mengumbar Prasangka

Pembakaran Gedung Kejagung, DPR Minta Masyarakat Tak Mengumbar Prasangka

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya