0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pembangunan Indonesia Timur Harus Merata

Republika Online
Republika Online - Fri, 23 Jul 2021 03:57
Dilihat: 45
Pembangunan Indonesia Timur Harus Merata

JAKARTA--Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar dialog kebangsaan bertajuk 'Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, Pembangunan Nasional di Indonesia Timur'. Anggota Dewan Pengarah BPIP, Rikard Bagun, mengatakan pembicaraan mengenai pembangunan Indonesia timur menjadi topik penting karena selama ini pembangunan di Indonesia timur tidak merata. Ia pun berharap kedepan agar pembangunan Indonesia Timur bisa dilakukan secara merata.

"Saya mau mengatakan kita adalah satu, dan pesan itu kita wujudkan dengan pembangunan yang merata demi keadilan sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa bahkan pada nilai-nilai keutamaan kemanusiaan," kata Rikard dalam diskusi yang digelar secara daring, Kamis (22/7).

Rikard mengatakan pembangunan di Indonesia timur yaitu bersifat membebaskan dari keterbelakangan, ketertinggalan, dan ketidakadilan. Oleh karena itu ia berharap saat ini menjadi momentum yang tepat untuk mendorong pembangunan Indonesia timur.

"Karena matahari terbit dari timur, dan kalau di timur mataharinya ditutup maka bagian barat pun akan menjadi gelap," ujarnya.

Sekjen Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Taufik Madjid, mengakui bahwa indeks pembangunan manusia di timur jauh lebih tertinggal jika dibanding dengan barat. Begitu juga dengan tingkat kemiskinan di Indonesia timur yang masih lebih besar ketimbang Indonesia barat. Namun demikian, dikatakan Taufik bahwa saat ini pemerintah tengah mengupayakan pemerataan pembangunan dengan kebijakan pembangunan berkelanjutan level desa atau SDGs Desa.

"Sudah jelas dalam RPJMN bahwa tujuan pembangunan berkelanjutan itu harus menjadi navigasi bagi seluruh arah kebijakan termasuk rumusan kebijakan pembangunan yang ada di kawasan timur Indonesia," ujarnya.

Akademisi Universitas Cenderawasih (Uncen), Laus Deo Calvin Rumayom, mengapresiasi program yang dilakukan Kemendes PDTT dalam upaya mempecepat pembangunan Indonesia timur. Namun ia menyoroti soal pendekatan pembangunan yang dilakukan sebagai negara. "Kerja-kerja teknokrat, birokrasi, sampai hari ini menurut saya belum dikawal dengan baik," ucapnya.

Dirinya mencontohkan, pelaksanaan otonomi khusus Papua seharusnya dalam kewenangannya menjawab hak-hak dasar masyarakat Papua. Namun kenyataan pelaksanaan otsus Papua belum dirasa menjawab persoalan di Papua.

Sementara itu Stand Up Comedian Satriaddin Maharinga Djongki alias Arie Keriting melihat pembangunan sumber daya manusia menjadi hal yang diprioritaskan dalam membangun Indonesia timur. Dirinya merasa dengan memacu pembangunan sumber daya manusia maka pembangunan di bidang lain bisa dilakukan.


Berita Terkait
  • Sri Mulyani: Tingkat Pengangguran Terbuka Indonesia Turun
  • Pendaftaran CPNS BPIP Ditutup 21 Juli, Pelamar Sudah 4.242
  • BPIP: Patuh Prokes Bagian dari Implementasi Nilai Pancasila
Berita Lainnya
  • Pembangunan Indonesia Timur Harus Merata
  • Varian Delta Ada di Air Limbah Sebelum Lonjakan Kasus di AS

Pembangunan Indonesia Timur Harus Merata

Pembangunan Indonesia Timur Harus Merata

Pembangunan Indonesia Timur Harus Merata

Pembangunan Indonesia Timur Harus Merata

Pembangunan Indonesia Timur Harus Merata

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya