0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pembayaran Paylater Diprediksi Kian Diminati Tahun Ini

Republika Online
Republika Online - Wed, 20 Jan 2021 20:25
Dilihat: 70
Pembayaran Paylater Diprediksi Kian Diminati Tahun Ini

JAKARTA -- Fenomena konsep "buy now, pay later" (BNPL) atau yang lebih dikenal sebagai Paylater di Indonesia kian menjadi primadona di tengah masyarakat. Konsep ini diprediksi akan kian diminati pada tahun 2021 ini.

Kredivo, perusahaan pembiayaan berbasis digital menjelaskan bahwa penetrasi kartu kredit yang masih rendah. Popularitas Paylater di Indonesia juga didorong oleh tren e-commerce dan transaksi digital yang terus bertumbuh secara eksponensial.

"Kredivo percaya bahwa Paylater akan terus tumbuh seiring tingginya adopsi digital di tengah rendahnya penetrasi kartu kredit," kata CEO Kredivo Umang Rustagi melalui keterangannya, Rabu (20/1).

"Sejak awal, semangat kami menghadirkan layanan Paylater ini adalah untuk menjawab kesenjangan akses kredit bagi masyarakat, kami terus berupaya memberikan bunga terendah dan memperluas jangkauan layanan kami, baik dari sisi merchant maupun jangkauan area," tambahnya.

Berdasarkan studi dari Coherent Market Insights, pasar Paylater global diperkirakan akan tumbuh dari USD 5 juta pada 2019, menjadi USD 33.6juta pada 2027. Angka ini akqn naik dengan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata (CAGR) lebih dari 21,2 persen.

Potensinya di Indonesia pun makin dilirik oleh investor seiring. Hal ini terlihat pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia dan inovasi teknologi industri ini, termasuk sistem skor kredit secara cepat dan kemampuan manajemen risiko yang terjamin.

Lebih lanjut, adopsi Paylater di Indonesia yang semakin digandrungi oleh masyarakat sebagai metode pembayaran juga ternyata memiliki keunikan dibanding negara lainnya. Penerapan maupun faktor pendorong adopsi konsep BNPL untuk berbelanja di negara seperti Indonesia cukup berbeda dengan yang ada di negara-negara maju.

"Di sana, Paylater menjadi pilihan walaupun mereka memiliki kartu kredit. Akan tetapi populernya e-commerce dan transaksi digital, serta rendahnya penetrasi kartu kredit di Indonesia menyebabkan Paylater justru menjadi pintu masyarakat ke akses kredit yang terjamin," imbuhnya.

Meskipun memiliki peluang komersial tinggi, industri keuangan digital di Indonesia terus dibayangi oleh literasi dan inklusi keuangan yang masih cukup rendah, terutama di kalangan underbanked. Hadirnya Paylater dipercaya dapat turut meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia dengan menghadirkan berbagai inovasi produk-produk keuangan di Indonesia secara mudah, cepat, dan terjangkau.


Berita Terkait
  • Indodana dan Blibli Kolaborasi Hadirkan PayLater
  • Paylater Rookie-nya FinTech
  • Bijak Gunakan Pay Later
Berita Lainnya
  • Kota Magelang Lakukan Vaksinasi Covid-19 Mulai Februari 2021
  • Baru Sepekan Digunakan, TPU Srengseng Sawah Hampir Penuh

Pembayaran Paylater Diprediksi Kian Diminati Tahun Ini

Pembayaran Paylater Diprediksi Kian Diminati Tahun Ini

Pembayaran Paylater Diprediksi Kian Diminati Tahun Ini

Pembayaran Paylater Diprediksi Kian Diminati Tahun Ini

Pembayaran Paylater Diprediksi Kian Diminati Tahun Ini

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya