0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemberian Susu Kental Manis Bisa Langgar Hak Anak

Republika Online
Republika Online - Sat, 19 Jun 2021 17:19
Dilihat: 66
Pemberian Susu Kental Manis Bisa Langgar Hak Anak

JAKARTA -- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengingatkan anak perlu diberikan makanan yang mengandung faedah gizi seimbang. Pemberian makanan tidak bergizi kepada anak seperti susu kental manis berpotensi melanggar hak anak.

"Kita harus jaga betul agar susu kental manis tidak diberikan kepada bayi. Pemenuhan hak anak terlanggar bila susu kental manis terus diberikan sebagai minuman pengganti susu untuk anak," kata Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan dan Pendidikan, Kemen PPPA Entos Zainal, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (19/6).

Ia mengatakan bahwa memenuhi hak anak atas makanan bergizi menjadi upaya bersama agar tidak menjadi korban stunting. Demi mempercepat target penurunan prevalensi stunting, ia menyampaikan, Kementerian PPPA mengajak seluruh elemen masyarakat ikut berperan mengampanyekan ASI eksklusif sebagai bekal anak tumbuh dengan status gizi yang baik.

"Isu kesehatan yang paling berpengaruh pada anak dan remaja adalah stunting, malnutrisi, anemia, penyakit tidak menular, kesehatan reproduksi, HIV/ AIDS, kekerasan, rokok dan narkoba," papar Entos dalam diskusi Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat (KOPMAS) bertema Lingkaran Setan Gizi Buruk di Indonesia.

Ketua Bidang Advokasi KOPMAS, R. Marni, menyampaikan permasalahan gizi anak dan remaja bersumber pada keluarga. "Bagaimana kebiasaan makan anak, bagaimana gaya hidup anak saat remaja hingga dewasa, apakah anak-anak tumbuh dengan gizi yang cukup atau malah beresiko anemia, ini tergantung dari bagaimana perlakuan keluarga terhadap anak," katanya.

Saat mengadvokasi gizi untuk masyarakat di Ciboleger dan Ciemes, Marni mengungkapkan bahkan masyarakat yang selama ini dikenal hidup dengan kearifan lokal, mengonsumsi makanan yang bersumber dari alam pun beresiko gizi buruk. "Jika dulu masyarakat Baduy ini identik dengan hidup tanpa teknologi, sekarang mereka sudah akrab dengan gadget dan televisi. Dampaknya adalah, anak-anak Baduy yang biasanya makan singkong, sayur dan ikan-ikanan, kini terbiasa makan sosis, baso, nugget dan pagi sarapan dengan sereal atau susu kental manis.

Bahayanya adalah, orang tua tidak paham bahwa apa yang dimakan anak-anak mereka tidak sesehat menu dari ladang yang dahulu biasa mereka konsumsi," katanya.


Menanggapi hal itu, Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia (HIMPSI), Wiwin Hendriani, mengatakan persoalan kental manis masih menyisakan pekerjaan yang panjang bagi pemerintah. "Iklan susu kental manis sebagai sumber gizi tunggal memang sudah dihapus, tapi bukan berarti dengan iklannya di setop kebiasaan masyarakat langsung berbalik, tidak mungkin seperti itu. Maka yang harus dilakukan adalah mengoreksi dengan informasi yang benar. Iklan yang salah harus diperbaiki dengan iklan yang menampilkan informasi yang benar," tegasnya.

Berita Terkait
  • Edukasi Gizi Sejak Dini Penting Cegah Malnutrisi
  • Edukasi Gizi 6.000 Guru PAUD Jakarta
  • Indonesia Peringkat Keempat Terbanyak Kasus Stunting
Berita Lainnya
  • Kasus Covid-19 Harian di DIY Tembus 638 Kasus
  • Rusia Buka Perbatasan Udara Skala Penuh dengan Turki

Pemberian Susu Kental Manis Bisa Langgar Hak Anak

Pemberian Susu Kental Manis Bisa Langgar Hak Anak

Pemberian Susu Kental Manis Bisa Langgar Hak Anak

Pemberian Susu Kental Manis Bisa Langgar Hak Anak

Pemberian Susu Kental Manis Bisa Langgar Hak Anak

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya