0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemekaran Papua, Ini Kata Lenis Kagoya

inilahcom
inilahcom - Thu, 12 Sep 2019 02:00
Dilihat: 38
Pemekaran Papua, Ini Kata Lenis Kagoya

Jakarta - Pertemuan sejumlah tokoh-tokoh Papua dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, merupakan bentuk aspirasi yang disampaikan dalam rangka menyikapi permasalahan di bumi cenderawasih ini.

Staf Khusus Presiden untuk Papua, Lenis Kogoya menyebut sejumlah tokoh Papua yang ikut dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi itu sebagai tuan tanah dan sebagai orang tua yang dihormati dan dipatuhi oleh masyarakat Papua.

"Kalau pertemuan tokoh Papua dengan presiden itu bagian dari aspirasi. Jadi kalau secara adat yang di situ (ikut pertemuan di istana negara) ada tuan tanah yang datang, artinya mereka itu istilahnyasebagai orang tua di Papua itu," kata Lenis Kagoya saat ditemui di kawasan Kemang, Rabu (11/9/2019).

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah tokoh adat, tuan tanah di Papua itu menyampaikan aspirasi untuk kepentingan umum, salah satunya mengenai revisi Undang-undang (UU) Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

"Pertemuan disitu menyampaikan aspirasi, kita patut hargai karena menyampaikan aspirasi bukan secara individu. Tapi saya lihat bagian aspirasi untuk kepentingan umum, salah satunya revisi UU Otsus," jelasnya.

Sejumlah aspirasi yang disampaikan tokoh Papua, Presiden Jokowi bisa menjelaskan solusi permasalahannya, dan akan ditindaklanjuti sebagai Kepala Pemerintahan. Meskipun dari 7 wilayah adat yang ada di Papua, hanya ada satu tokoh adat yang ikut menghadiri pertemuan tersebut.

"Beberapa poin bisa juga pak presidem menjawab, karena disitu yamg datang satu (tokoh Papua) yang mewakili dari 7 wilayah adat. Misalnya manta atau tuan tanahnya yang datang," tuturnya.

Hasil dari pertemuan tersebut, sejumlah point yang hasilkan, akan sangat dihargai oleh masyarakat Papua dan memberikan gagasan baru.

"Artinya tuan-tuan atau tokoh-tokoh adat yang datang itu tokoh yang harus di hormati dan dipatuhi," ujarnya.

Lenis meminta tidak mempermasalahkan pertemuan sejumlah tokoh Papua dengan Presiden Jokowi, karena dalam rangka menyelesaikan permasalahan Papua pasca aksi massa yang berujung kerusuhan tersebut.

"Jadi saya sangat hargai dan akui orang tua punya gagasan itu, gak usah di persoalkan. Karena yang penting bagaimana caranya kita mendukung. Tokoh yang datang itu saya sangat hargai karena dia tuan tanah jadi apapun yang diusulkan itu, jalan saja," tegasnya.

Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua itu menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden untuk menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan atau aspirasi dari tuan tanah adat yang sekaligus tokoh Papua.

"Kalau orang tua yang bicara harus dihargai itu. Karena yang menyampaikan itu tokoh yang datang itu orang tua. Kita serahkan kepada presiden," tandasnya. [wll]

Sumber: inilahcom

Pemekaran Papua, Ini Kata Lenis Kagoya

Pemekaran Papua, Ini Kata Lenis Kagoya

Pemekaran Papua, Ini Kata Lenis Kagoya

Pemekaran Papua, Ini Kata Lenis Kagoya

Pemekaran Papua, Ini Kata Lenis Kagoya

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya