0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemerintah Didesak untuk Segera Setop Impor Sampah Plastik

Republika Online
Republika Online - Sun, 16 Jun 2019 20:21
Dilihat: 50
Pemerintah Didesak untuk Segera Setop Impor Sampah Plastik

JAKARTA -- Anggota Komisi VII DPR-RI Kardaya Warnika mendesak pemerintah untuk segera menghentikan impor sampah plastik. Sebab, menurut dia, sampah yang didatangkan dari luar negeri sangat mungkin mengandung limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

"Pemerintah Indonesia harus punya ketentuan tidak mengimpor sampah plastik. Karena dalam sampah itu ada limbah B3 misalnya sampah dari nuklir atau limbah rumah sakit (RS) yang banyak mengandung penyakit," ujarnya saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (16/6).

Ia menyebut impor hanya dilakukan hanya dalam kondisi terpaksa jika sebuah negara belum bisa menghasilkan atau memproduksinya. Di sisi lain, da menyadari kemungkinan adanya Indonesia mendapatkan fee atau imbalan lantaran menerima kiriman sampah dari luar negeri.

Kendati demikian, ia menegaskan biaya justru terjadi ketika masalah pengelolaan sampah di Tanah Air belum tuntas. Bahkan, tak tertutup kemungkinan adanya ongkos kesehatan yang mesti ditanggung dan jumlahnya bisa jadi lebih besar daripada fee.

"Artinya, untungnya tidak seberapa tetapi ruginya sangat besar sehingga pemerintah seharusnya tidak melakukan impor sampah plastik," katanya.

Ia menambahkan, regulasi yang ada seperti undang-undang (UU) Limbah bisa menjadi landasan dalam penegakan melarang impor sampah plastik yang notabene limbah.

"Kemudian kalau sudah dilarang tetapi tembus juga (masuk Indonesia) artinya penjagaan barang-barang di perbatasan tidak ketat. Jadi, otoritas yang memiliki wewenang melarang masuknya sampah impor seharusnya tidak boleh memberikan izin masuk," jelas politikus Partai Gerindra itu.

Sebelumnya, Ketua Koalisi Persampahan Nasional (KPNAS), Bagong Suyoto menyebut impor sampah ke Indonesia makin meningkat setiap tahun. Terbaru di Batam datang kontainer sampah plastik dari Amerika dan Eropa yang mengandung limbah berbahaya.


Berita Terkait
  • Negara G20 Sepakat Tangani Masalah Limbah Plastik
  • Adidas Run for the Oceans, Lari demi Laut Bersih
  • Walhi Tegaskan Bahaya Impor Sampah Plastik
Berita Lainnya
  • Mahasiswa UM Ubah Lumpur Jadi Penyerap Logam Berbahaya
  • Ranieri Berharap yang Terbaik untuk Pelatih Roma Berikutnya

Pemerintah Didesak untuk Segera Setop Impor Sampah Plastik

Pemerintah Didesak untuk Segera Setop Impor Sampah Plastik

Pemerintah Didesak untuk Segera Setop Impor Sampah Plastik

Pemerintah Didesak untuk Segera Setop Impor Sampah Plastik

Pemerintah Didesak untuk Segera Setop Impor Sampah Plastik

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya