0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemerintah Janji Atasi Calo Bila Ada Sertifikasi Perkawinan

Republika Online
Republika Online - Sat, 23 Nov 2019 07:15
Dilihat: 31
Pemerintah Janji Atasi Calo Bila Ada Sertifikasi Perkawinan

JAKARTA -- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) angkat bicara ketika disinggung diwajibkannya pasangan calon pengantin memiliki sertifikat perkawinan sebelum menikah yang bisa disalahgunakan dan dimanfaatkan jasa praktik calo.

Deputi IV Bidang Koodinasi Perlindungan Perempuan Dan Anak Kemenko PMK Ghafur Akbar Dharmaputra menjelaskan, isu percaloan bukanlah hal baru karena sudah ada sejak dahulu. Ia menyontohkan isu calo sudah ada untuk mengurusi surat izin mengemudi (SIM).

"Jadi tidak usah bimbingan perkawinan, dulu mengurus SIM saja ada isu seperti itu. Orang-orang yang mengambil keuntungan dalam kesempitan ini harus dihindari," ujarnya di Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk "Perlukah Sertifikasi Perkawinan?", di Kemenkominfo, Jakarta, Jumat (22/11).

Ia menambahkan, pihaknya ingin membangun pemahaman bahwa bimbingan pranikah ini menjadi kebutuhan seorang laki-laki yang nantinya menjadi bapak dan perempuan yang jadi ibu. Pasangan ini, dia melanjutkan, harus berbagi peran mengasuh anak sampai dewasa.

"Jadi tolong jadikan sertifikat perkawinan pra nikah ini sebagai kebutuhan. Jangan hanya mengejar sertifikatnya tetapi tidak mau mendapatkan ilmunya," katanya.

Ia meminta, calon pengantin harus mempersiapkan diri karena pernikahan bukan hanya persoalan hubungan seksual melainkan juga persoalan lainnya. Contohnya seperti kesehatan reproduksi seperti lebar rahim saat usia masih remaja belum selebar 10 sentimeter (cm) dan baru sempurna ketika sudah berusia diatas 20 tahun.

Kemudian bagaimana manajemen emosi ketika menikah, karena persoalan paling banyak terjadi saat usia pernikahan tiga hingga lima tahun pertama. Selain itu, dia menambahkan, dibutuhkan pemahaman cukup mengenai mengasuh anak.

"Jadi yang penting keinginan untuk belajar dan memahami. Bukan pikiran kalau saya butuh nikah dan butuh sertifikat (pranikah sebagai prasyarat bisa menikah)," ujarnya.

Di tempat yang sama Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama Mohsin menambahkan, sebenarnya bimbingan pra nikah tersebut tidak dipungut biaya.

"Jadi tidak ada untungnya sama sekali untuk si calonya," katanya.

Berita Terkait
  • Nikah Dicegat Sertifikat
  • Sertifikat Nikah Beri Manfaat Kesehatan pada Calon Pasutri
  • Sertifikasi Nikah, Mau Halal Kok Malah Dipersulit
Berita Lainnya
  • Viola Davis Ikut Tanggapi Martin Scorsese
  • Dompet Dhuafa Ajak Sumbang Sepatu Layak Pakai di EJM 2019

Pemerintah Janji Atasi Calo Bila Ada Sertifikasi Perkawinan

Pemerintah Janji Atasi Calo Bila Ada Sertifikasi Perkawinan

Pemerintah Janji Atasi Calo Bila Ada Sertifikasi Perkawinan

Pemerintah Janji Atasi Calo Bila Ada Sertifikasi Perkawinan

Pemerintah Janji Atasi Calo Bila Ada Sertifikasi Perkawinan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya