0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemesanan 737 Max 8 Tak Dilanjutkan, Kemungkinan Boeing Restrukturisasi Kontrak

covesia
covesia - Thu, 28 Mar 2019 19:46
Dilihat: 107
Pemesanan 737 Max 8 Tak Dilanjutkan, Kemungkinan Boeing Restrukturisasi Kontrak

Covesia.com - Perusahaan pesawat asal Amerika Serikat, Boeing, akan mempelajari kemungkinan merestrukturisasikontrak yang berlaku terkait pembelian pesawat setelah melakukan pertemuan dengan pihak Garuda Indonesia soal pembatalan pengiriman 49 unit Boeing Max 737 Max 8.

"Boeing juga mengerti posisi Garuda dan akan mempelajari kemungkinan untuk merestrukturisasi kontrak yang berlaku dan bekerja sama dan memberikan dukungan penuh kepada Garuda untuk memenuhi kebutuhan Garuda ke depannya mengingat Garuda adalah maskapai nasional dan pelanggan kunci untuk Boeing," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara kepada Antara melalui pesan singkat yang diterima di Nusa Dua, Kamis.

Manajemen Garuda Indonesia menerima kedatangan perwakilan senior dari Boeing pada Kamis (28/3) pagi.

"Dalam pembicaraan pagi ini Garuda menyampaikan kembali kepada Boeing bahwasanya kami tetap percaya kepada produk Boeing akan tetapi untuk keselamatan penumpang Garuda dan masyarakat Indonesia pada umumnya kami tidak dapat melanjutkan pemesanan 49 pesawat 737 seri Max 8 yang sedianya mulai dikirim di 2020," kata Ari.

Ari menambahkan dari sisi teknis Boeing sudah melakukan perbaikan atas sistem Manuvering Characteristics Augmentation System (MCAS) dan masih menunggu persetujuan dari otritas penerbangan sipil Amerika Serika atau Federal Aviation Administration dan laporan akhir atas kecelakaan Ethiopian Air dan Lion Air.

"Dari Garuda kami masih percaya terhadap brand Boeing namun kami sudah tidak percaya lagi dengan produk Max-8 khususnya karena masyarakat yang notabene pelanggan kami sudah kehilangan kepercayaan terhadap produk itu," katanya.

Namun, Ari menegaskan pihaknya tidak beralih ke merk pesawat lain dan tetap melanjutkan kontrak dengan Boeing.

"Yang pasti kami tidak akan mengganti ke brand lain seperti yang dilakukan beberapa maskapai lain, namun meminta Boeing untuk menawarkan produk lain selain Max 8 tersebut," katanya.

Sementara itu, lanjut dia, nilai, jenis dan waktu pengiriman akan dibahas antar kedua tim secara terbuka dan akan membahas internal di Seattle.

Ari juga menawarkan masukan kepada Boeing untuk memfasilitasi pertemuan dengan regulator dan memberikan masukan kepada Boeing untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat dan regulator kepada merk Boeing.

"Kami akan melakukan pertemuan lanjutan pada akhir April untuk mencari solusi win win untuk kedua belah pihak," katanya.

Pihak Boeing juga menyampaikan simpatinya kepada keluarga korban dan masyarakat Indonesia pada umumnya.


(ant/rdk)

Sumber: covesia

Pemesanan 737 Max 8 Tak Dilanjutkan, Kemungkinan Boeing Restrukturisasi Kontrak

Pemesanan 737 Max 8 Tak Dilanjutkan, Kemungkinan Boeing Restrukturisasi Kontrak

Pemesanan 737 Max 8 Tak Dilanjutkan, Kemungkinan Boeing Restrukturisasi Kontrak

Pemesanan 737 Max 8 Tak Dilanjutkan, Kemungkinan Boeing Restrukturisasi Kontrak

Pemesanan 737 Max 8 Tak Dilanjutkan, Kemungkinan Boeing Restrukturisasi Kontrak

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya