0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemprov Berlakukan Pembatasan Selektif, Hanya Orang Sehat Boleh Masuk Sumbar

covesia
covesia - Sun, 29 Mar 2020 09:37
Dilihat: 162
Pemprov Berlakukan Pembatasan Selektif, Hanya Orang Sehat Boleh Masuk Sumbar


Covesia.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menetapkan kebijakan pembatasan selektif untuk mencegah penyebaran virus corona.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam kesimpulan Rapat Koordinasi Forkopimda di Auditorium Gubernuran, Sabtu malam (28/3/2020).

Hadir dalam rapat tersebut, Wakil Gubernur, Ketua DPRD.Sumbar, Kapolda Sumbar, Danlantamal, Danrem 032 Wirabraja, Kejati, Pengadilan Tinggi, Kabinda, Danlanut, Ka Binda, MUI Sumbar, Sekdaprov, para Asisten dan beberapa OPD terkait.

Lebih lanjut gubernur menyampaikan bahwa pemberlakukan pembatasan selektif ini adalah dengan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi yang masuk melalui kawasan perbatasan di 8 titik pintu masuk Sumbar, baik jalur udara atau darat.

"Melakukan cek kesehatan yang dilakukan tim medis, Satpol PP bersama TNI, Polri di setiap perbatasan, yang tentu tidak akan merasa nyaman bagi yang masuk ke Sumbar. Dimana yang terindikasi akan dilakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit terdekat dan dipertimbangkan akan melakukan karantina selama dua minggu", ujarnya.

Irwan Prayitno menyatakan terpaksa melakukan kebijakan itu karena sisi risiko masuk wabah Covid-19 sangat tinggi. Pemberlakuan pembatasan selektif lebih kepada membatasi orang masuk.

"Hanya yang sehat boleh masuk, sementara yang terindikasi dilakukan pemantauan, pengawasan dan tindakan penanganan secara medis," jelas Irwan.

Sebenarnya, ujar Irwan, para bupati walikota dan DPRD serta masyarakat Sumatera Barat menghendaki agar Pemprov memberlakukan lock down, namun hal itu ditentukan oleh pemerintah pusat sesuai dengan UU No 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan.

"Kita mengimbau agar para perantau untuk sementara tidak pulang kampung terutama yang berada di daerah telah dinyatakan pendemi. Mari kita jaga bersama keselamatan dunsanak di kampung halaman. Hal ini juga sesuai kebijakan beberapa daerah," terang Irwan Prayitno.

Tindak lanjut pemberlakukan pembatasan selektif ini, ujarnya, bahwa pada 29 Maret 2020 akan lakukan rapat teknis bersama tujuh kepala daerah yang berada pada daerah perbatasan.

"Tujuh Kepala daerah itu, Bupati Pasaman, Bupati Pasaman Barat, Bupati Limapuluh Kota, Bupati Dhamasraya, Bupati Sijunjung, Bupati Solok Selatan, Bupati Pesisir Selatan membahas bagaimana secara teknis pelaksanaan pembatasan selektif ini di lapangan dan kondisi yang ada di daerah," katanya.

(ril/lif)



Sumber: covesia

Pemprov Berlakukan Pembatasan Selektif, Hanya Orang Sehat Boleh Masuk Sumbar

Pemprov Berlakukan Pembatasan Selektif, Hanya Orang Sehat Boleh Masuk Sumbar

Pemprov Berlakukan Pembatasan Selektif, Hanya Orang Sehat Boleh Masuk Sumbar

Pemprov Berlakukan Pembatasan Selektif, Hanya Orang Sehat Boleh Masuk Sumbar

Pemprov Berlakukan Pembatasan Selektif, Hanya Orang Sehat Boleh Masuk Sumbar

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya