0
Thumbs Up
Thumbs Down

Peneliti Monash Klaim Temukan Obat Potensial Covid-19

Republika Online
Republika Online - Sat, 04 Apr 2020 13:20
Dilihat: 53
Peneliti Monash Klaim Temukan Obat Potensial Covid-19

JAKARTA -- Sebuah studi kolaboratif menunjukkan bahwa ada obat anti-parasit yang sudah tersedia di seluruh dunia yang mampu membunuh virus corona dalam kurun waktu 48 jam. Studi kolaboratif ini dipimpin oleh Monash Biomedicine Discovery Institute (BDI) dengan Peter Doherty Institute of Infection and Immunity (Doherty Institute), joint venture antara University of Melbourne dan Rumah Sakit Royal Melbourne.

Kylie Wagstaff dari Monash Biomedicine Discovery Institute, yang memimpin penelitian ini, mengatakan para ilmuwan menunjukkan bahwa obat anti-parasit yang dimaksud yaitu, Ivermectin. Ivermectin, kata dia mampu menghentikan pertumbuhan virus SARS-CoV-2 yang terjadi dalam kultur sel selama kurun waktu 48 jam.

"Kami menemukan bahwa dosis tunggal Ivermectin pada dasarnya dapat membunuh virus jenis RNA dalam jangka waktu 48 jam. Dalam 24 jam pertama bahkan kami menemukan dampak pelemahan yang sangat signifikan," kata Dr Wagstaff, berdasarkan keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (4/4).

Ivermectin merupakan obat anti-parasit yang sudah disetujui FDA. Obat ini terbukti efektif secara in vitro ampuh dalam mengobati berbagai virus termasuk virus HIV, Dengue (DBD), Influenza, dan Zika.

Dr. Wagstaff mengingatkan bahwa pengujian yang dilakukan masih bersifat in vitro atau masih kultur suatu sel dan masih perlu pengujian lebih lanjut untuk penggunaan dosis terhadap manusia. "Ivermectin sudah cukup banyak digunakan dan diyakini sebagai obat yang aman."

Langkah selanjutnya, kata dia, peneliti perlu mencari tahu sekarang mengenai takaran dosis yang tepat yang dapat digunakan untuk manusia secara efektif. "Ketika kita sedang mengalami pandemi global dan belum ada sebuah obat medis yang disetujui seperti saat ini, kehadiran sebuah senyawa yang sudah tersedia secara luas dapat menolong banyak orang secara cepat. Hal ini juga didorong dengan keadaan bahwa kita membutuhkan waktu yang cukup lama untuk kehadiran vaksin secara luas," ucap dia.

Cara kerja Ivermectin pada virus corona belum diketahui. Namun, berdasarkan reaksinya terhadap virus-virus lain, Ivermectin efektif dalam menghentikan virus yang 'melemahkan sel inang' dan membersihkannya.

Penulis pertama dari studi tersebut adalah Dr. Leon Caly yang merupakan dokter dari Rumah Sakit Royal Melbourne. Dr. Caly juga merupakan seorang Ilmuwan Medis Senior di Victorian Infectious Diseases Reference Laboratory (VIDRL) di Institut Doherty, tempat percobaan dengan virus corona hidup dilakukan.

"Sebagai virolog yang merupakan bagian dari tim pertama melakukan isolasi dan membagi kasus SARS-COV2 di luar China pada Januari 2020, saya memiliki harapan besar mengenai prospek Ivermectin yang digunakan sebagai obat potensial untuk mengobati penderita covid-19," kata Dr Caly.

Dr Wagstaff sebelumnya sempat melakukan terobosan penemuan terkait Ivermectin pada 2012. Saat itu, dia mampu mengidentifikasi obat dan 'aktivitas antivirusnya' dengan Profesor David Jans dari Monash Biomedicine Discovery Institute, yang juga menulis makalah ini.

Profesor Jans dan timnya telah meneliti Ivermectin selama lebih dari 10 tahun dengan berbagai jenis virus. Dr Wagstaff dan Profesor Jans mulai meneliti apakah Ivermectin itu bekerja pada virus SARS-CoV-2 segera setelah pandemi diketahui dimulai.

Penggunaan Ivermectin untuk memerangi COVID-19 bergantung kepada hasil pengujian praklinis lebih lanjut. "Pada akhirnya uji klinis, dengan dana yang sangat dibutuhkan untuk terus memajukan pekerjaan," kata Dr Wagstaff.



TAKE


Berita Terkait
  • Rusia Kirim Obat Untuk Pasien Covin-19 di Indonesia
  • Dokter Paru: Klorokuin Bukan Obat Cegah Covid-19
  • Unair Klaim Temukan 5 Senyawa Bahan Obat untuk Covid
Berita Lainnya
  • Istana Ungkap Alasan Presiden Pilih PSBB Dibanding Lockdown
  • BPS: Kunjungan Turis Asing pada Februari Anjlok 30,42 Persen

Peneliti Monash Klaim Temukan Obat Potensial Covid-19

Peneliti Monash Klaim Temukan Obat Potensial Covid-19

Peneliti Monash Klaim Temukan Obat Potensial Covid-19

Peneliti Monash Klaim Temukan Obat Potensial Covid-19

Peneliti Monash Klaim Temukan Obat Potensial Covid-19

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya