0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pengamat: Kunjungan ke AS Perlihatkan Kegesitan Prabowo

Republika Online
Republika Online - Wed, 21 Oct 2020 19:02
Dilihat: 46
Pengamat: Kunjungan ke AS Perlihatkan Kegesitan Prabowo

JAKARTA -- Pengamat militer Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia, Beni Sukadis, berpendapat kinerja Kementerian Pertahanan yang diawaki Prabowo Subianto dan Sakti Wahyu Trenggono sebagai wakil menteri pertahanan, bekerja baik dalam setahun pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Keduanya tampak saling dukung.

"Sejauh ini keduanya bekerja dengan baik dan saling dukung," kata Sukadis, di Jakarta, Rabu.

Ia menilai, langkah diplomasi pertahanan yang dijalankan Prabowo sudah cukup baik. Misi yang dibawa adalah meningkatkan kapabilitas militer dan juga peningkatan SDM. Namun, dia menyarankan pengadaan sistem persenjataan harus yang baru, jangan bekas.

"Kunjungan ke AS baru-baru ini menunjukkan kegesitan beliau dalam mendorong kerja sama pertahanan bilateral dengan negara adidaya," kata dia.

Namun demikian, dia menekankan kabar Prabowo mengincar F-35 Lighting IIbuatan Lockheed-Martin, Amerika Serikat, perlu dipertimbangkan lagi."Apakah dia bisa mendapatkan pesawat yang dia inginkan F-35, yang mahal itu. Sementara dengan F-16 Viper yang telah ditawarkan AS pun menurut saya sudah bisa meningkatkan kapabilitas TNI AU," kata Sukadis.

Sementara itu, pengamat militer dari Universitas Padjadjaran, Muradi,memandang, baik Prabowo maupun Trenggono sudah melihatkan bahwa mereka bisa bekerja sama. Salah satunya melalui lumbung pangan nasional, yang dia pandangcukup rumit.


"Saya bertanya juga ke keduanya (Prabowo dan Trenggono), ini kalau diserahkan (secara) normatif, tidak akan bisa beres. Ini harus dikerjakan teman-teman TNI, Kementerian Pertahanan. Jadi, kalau sudah di jalurnya sudah ya, tinggal bagaimana keduanya bisa menjaga ritme," kata Muradi.

Menurut dia, penting menjaga ritme ini karena ada tiga pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.Pertama menata kelola industri pertahananan, kedua menata postur pertahanan dan ketiga kesejahteraan prajurit."Ketiga itu yang saya kira dalam 1 tahun ke depan mungkin sampai 2024 akan mereka fokuskan," kata dia.

Berita Terkait
  • Prabowo ke AS, Pakar: AS Mau Indonesia tak Jatuh ke China
  • Menhan Prancis Bertemu Prabowo di Hotel de Brienne Malam Ini
  • Prabowo ke Pentagon Sepakati Kerja Sama Bidang Pertahanan
Berita Lainnya
  • Matthew McConaughey Tolak Tawaran Film Senilai Rp 212 M
  • Rumah Zakat Berkomitmen Jaga Santri Tetap Sehat

Pengamat: Kunjungan ke AS Perlihatkan Kegesitan Prabowo

Pengamat: Kunjungan ke AS Perlihatkan Kegesitan Prabowo

Pengamat: Kunjungan ke AS Perlihatkan Kegesitan Prabowo

Pengamat: Kunjungan ke AS Perlihatkan Kegesitan Prabowo

Pengamat: Kunjungan ke AS Perlihatkan Kegesitan Prabowo

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
harian pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya