0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pengamat: Partai Gelora Harus Punya Empat Modal Ini

Republika Online
Republika Online - Fri, 08 Nov 2019 23:17
Dilihat: 23
Pengamat: Partai Gelora Harus Punya Empat Modal Ini

JAKARTA -- Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno mengatakan Partai Gelora Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan segmen pemilih Muslim dan sempalan pemilih Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Harus ada modal kuat agar partai itu bisa berkembang.

"Setidaknya ada empat modal penting yang harus dimiliki Partai Gelora Indonesia untuk bisa berkembang," ujar Adi ketika dihubungi di Jakarta, Jumat.

Empat modal penting yang dimaksud antara lain, pertama, figur kunci yang menjadi magnet politik dan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat. "Sebagai partai baru, Gelora harus memperbanyak mencari tokoh populer berpengaruh yang memiliki basis massa yang kuat dan basis massa yang luas," kata Adi.

Adi berpendapat wajar jika kemudian Partai Gelora mengajak bergabung tokoh politik ternama seperti misalnya mantan wakil gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar.

Kedua, logistik yang memadai mengingat potret pemilih yang pragmatis. Menurut Adi, di Indonesia sangat sedikit pemilih yang merasa menjadi bagian parpol tertentu

"Angkanya di kisaran 30 persen. Itu artinya, ada 70 persen pemilih yang tidak terafiliasi parpol tertentu. Itu ceruk pemilih yang mesti direbut Gelora," kata dia.

Ketiga, Partai Gelora harus memperluas jaringan di lapisan bawah seluruh penjuru tanah air. Selama ini, jaringan massa yang dimiliki Partai Gelora Indonesia bersumber dari organisasi massa, Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi). "Karena bukan PKS, Partai Gelora ini. Tentu style dan fashion-nya berbeda dengan PKS," ujar Adi.

Terakhir, modal keempat, Partai Gelora Indonesia harus memiliki branding dan positioning partai yang epik agar mudah diterima pemilih.

Adi berpendapat kalau Partai Gelora tidak bisa selalu mengandalkan segmen pemilih Muslim dan sempalan pemilih PKS yang relatif masih solid ke Presiden PKS saat ini, Sohibul Iman.


"Bahwa Gelora akan coba mempengaruhi pemilih PKS, iya. Tapi itu enggak berpengaruh signifikan. Buktinya, (suara) PKS di Pemilihan Legislatif naik signifikan. Keluarnya Fahri dan Anis Matta tak mempengaruhi suara PKS," ujarnya.

Berita Terkait
  • Peneliti LIPI: Partai Gelora tak Bisa Ikut Pilkada 2020
  • Demokrat Hormati Kepindahan Deddy Mizwar ke Gelora
  • Mantap Masuk Gelora, Deddy Mizwar Mundur dari Demokrat
Berita Lainnya
  • Viola Davis Ikut Tanggapi Martin Scorsese
  • Dompet Dhuafa Ajak Sumbang Sepatu Layak Pakai di EJM 2019

Pengamat: Partai Gelora Harus Punya Empat Modal Ini

Pengamat: Partai Gelora Harus Punya Empat Modal Ini

Pengamat: Partai Gelora Harus Punya Empat Modal Ini

Pengamat: Partai Gelora Harus Punya Empat Modal Ini

Pengamat: Partai Gelora Harus Punya Empat Modal Ini

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya