0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pengamat Sampaikan Tantangan dalam Percepatan PTKI Unggulan

Republika Online
Republika Online - Tue, 01 Dec 2020 02:41
Dilihat: 64
Pengamat Sampaikan Tantangan dalam Percepatan PTKI Unggulan

JAKARTA -- Pengamat Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Jejen Musfah menyampaikan beberapa langkah strategis yang perlu dilakukan dalam program percepatan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) menjadi perguruan tinggi unggulan.

Pertama, lanjut Jejen, yaitu mendesain kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Kedua adalah melahirkan alumni yang inovatif, ketiga yakni memfasilitasi dosen melahirkan karya-karya inovatif dan keempat memberikan layanan prima kepada mahasiswa dan dosen.

Namun, menurut Jejen, belum semua siap mewujudkan program tersebut karena masalah kepemimpinan, kualitas sumber daya manusia (SDM), dan dana. "Dari sisi kuantitas (PTKI) bagus tetapi dari sisi kualitas masih perlu peningkatan. Misalnya kreativitas dan inovasi," kata penulis buku 'Analisis Kebijakan Pendidikan: Mengurai Krisis Karakter Bangsa' itu kepada Republika.co.id, Senin (30/11).

Lebih lanjut, Jejen melihat, PTKI yang ada saat ini masih jauh jika dibandingkan dengan universitas lain seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjajaran, dan Institut Pertanian Bogor (IPB) serta universitas lain di bidang ilmu umum.

"Sedangkan ilmu agama juga perlu kajian-kajian inovatif sehingga bisa dibaca dunia. Dalam hal kajian ilmu agama ini, memang ada banyak pningkatan tetapi masih kalah dibanding perguruan tinggi umum. Karena itu, dosen yang punya kapasitas riset perlu dikelola dan didanai agar fokus publikasi," tuturnya.

Oktober lalu, Kemenag melalui Diktis Kemenag membahas Program Percepatan PTKI Unggulan. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan, mewujudkan PTKI unggul menjadi harapan dan ambisi bersama, sehingga bisa bersaing dengan perguruan tinggi umum di Indonesia. "PTKI yang unggul di antaranya diukur dari reputasi akademik, reputasi lulusan, rasio fakultas, prodi dan mahasiswa serta dibukanya program internasional," terang Zainut.

Salah satu dari tujuh program unggulan yang akan dilakukan Kemenag adalah mendesain ulang kurikulum PTKI. Direktur PTKI Kemenag, Suyitno mengatakan, tujuan redesain ini untuk melihat apakah sudah benar-benar dapat melahirkan profil lulusan yang bagus dan unggul. Konsep redesain kurikulum tersebut, lanjut Suyitno, yaitu kampus merdeka dan merdeka belajar dengan memperbanyak waktu pembelajaran di luar kampus atau di luar prodi.


Berita Terkait
  • HGN 2020, Wamenag Ingatkan Tiga Warisan Pendiri Bangsa
  • MTQ Nasional Usai, Wamenag: Amalkan Ayat-Ayat Alquran
  • Wamenag: Mencela Bukan Akhlak Nabi Muhammad
Berita Lainnya
  • Pengamat Sampaikan Tantangan dalam Percepatan PTKI Unggulan
  • BPPTKG: Konsentrasi Gas CO2 di Merapi Mulai Meningkat

Pengamat Sampaikan Tantangan dalam Percepatan PTKI Unggulan

Pengamat Sampaikan Tantangan dalam Percepatan PTKI Unggulan

Pengamat Sampaikan Tantangan dalam Percepatan PTKI Unggulan

Pengamat Sampaikan Tantangan dalam Percepatan PTKI Unggulan

Pengamat Sampaikan Tantangan dalam Percepatan PTKI Unggulan

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya