0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pengamat: Visi Jokowi Hampa Pendekatan Hukum dan HAM

Republika Online
Republika Online - Tue, 16 Jul 2019 04:40
Dilihat: 46
Pengamat: Visi Jokowi Hampa Pendekatan Hukum dan HAM

JAKARTA -- Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas, Feri Amsari, menilai Visi Indonesia Presiden Joko Widodo (Jokowi) hampa dengan pendekatan hukum, politik, dan hak asasi manusia (HAM). Padahal, itu yang Feri anggap seharusnya menjadi fokus Jokowi ke depan.

"Yang perlu Jokowi lakukan lima tahun ke depan menurutku adalah visi bagaimana hukum, HAM, dan politik itu berjalan lebih baik," tutur Feri melalui sambungan telepon, Senin (15/7).

Feri melihat, apa yang disampaikan Jokowi dalam Visi Indonesia-nya itu justru hampa akan ketiga hal tersebut. Tidak masuknya ketiga hal itu pun dianggap semakin memperlihatkan kelemahan Jokowi di aspek-aspek tersebut.

"Kelemahan Jokowi di soal-soal hukum, politik, dan HAM itu jadi sangat luar biasa. Ditambah dengan apa yang disampaikan Jokowi dalam pidatonya," jelasnya.

Menurut Feri, akan cukup mengkhawatirkan jika apa yang dibangun Jokowi ke depan hanya fisik saja tanpa membangun jiwanya. Ia mengatakan, pembangunan di bidang hukum, politik, dan HAM merupakan jiwa sebuah bangsa.

Ia menjelaskan, peradaban bangsa telrihat dari tata cara politik yang baik, penegakkan HAM yang sesuai dengan konstitusi dan hukum yang ditegakkan. "Itu yang kemudian tampak lemah dalam pidato itu ya," kata dia.

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan, meskipun tak disampaikan dalam pidatonya, Jokowi tak abai terhadap masalah-masalah tersebut.

"Secara substansi semua persoalan sudah ada di dalamnya, tidak ada upaya niat atau abai terhadap persoalan-persoalan itu tidak, tolong cara memahaminya. Itu sebuah pidato yang sangat komprehensif, Presiden menyadarkan kita semua bahwa dunia sekarang fenomena globalnya seperti itu, maka diperlukan cara-cara yang adjustif," jelas Moeldoko di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Senin (15/7).

Salah satu bukti pemerintah tak abai terhadap masalah hukum dan HAM yakni perhatian Presiden terhadap kasus Baiq Nuril, korban kasus pelecehan seksual. Moeldoko mengatakan, Presiden memberikan perhatiannya terhadap kasus yang dialami oleh Baiq Nuril. "Tidak ada abai sama sekali, buktinya soal-soal seperti Baiq ini menjadi perhatian," tambah dia.

Berita Terkait
  • Jokowi akan Mereformasi Birokrasi
  • Polri: Iriawan Bukan Diperiksa TPF, Tapi Ngobrol Santai
  • Aksi Unjuk Rasa Kasus Penyerangan Novel Baswedan
Berita Lainnya
  • Anne Avantie tak Nilai Negatif Lansia Dititip di Panti Jompo
  • Setkab: Jateng dan Jatim Jadi Contoh Sinergi Pusat-Daerah

Pengamat: Visi Jokowi Hampa Pendekatan Hukum dan HAM

Pengamat: Visi Jokowi Hampa Pendekatan Hukum dan HAM

Pengamat: Visi Jokowi Hampa Pendekatan Hukum dan HAM

Pengamat: Visi Jokowi Hampa Pendekatan Hukum dan HAM

Pengamat: Visi Jokowi Hampa Pendekatan Hukum dan HAM

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya