0
Thumbs Up
Thumbs Down

Penyertaan Modal Hingga 2024 Mencapai Rp 87 Miliar

Nusabali
Nusabali - Tue, 20 Oct 2020 11:21
Dilihat: 37
Penyertaan Modal Hingga 2024 Mencapai Rp 87 Miliar
Dalam rapat finalisasi yang dilakukan panitia khusus (pansus) bersama instansi terkait yang dilaksanakan di kantor DPRD Badung, Senin (19/10), menyetujui penyertaan modal untuk Perumda Pasar sebesar Rp 87 miliar secara bertahap sesuai kemampuan daerah.

Hadir dalam rapat finalisasi tersebut Ketua Pansus Ranperda Penyertaan Modal Daerah pada Perumda Pasar Mangu Giri Sedana I Made Yudana, Ketua Bapemperda I Nyoman Satria, Ketua Komisi III Putu Alit Yandinata, serta sejumlah anggota Pansus seperti Wayan Sandra, Ni Komang Tri Ani, I Made Suryananda Pramana, dan Ni Luh Putu Sekarini. Sementara di pihak eksekutif hadir Kabag Hukum Setda Badung AA Asteya Yudhya, Kabag Ekonomi AA Sagung Rosyawati, Dirut Perumda Pasar Mangu Giri Sedana I Made Sukantra, Direktur Operasional I Wayan Astika, Direktur Umum I Wayan Mustika, dan sejumlah pejabat Perumda Pasar Magu Giri Sedana.

Made Yudana mengatakan penyertaan modal untuk Perumda Pasar Mangu Giri Sedana sudah disepakai sebesar Rp 87 miliar, dan Ranperda ini berlaku hingga 2024. "Penyertaan modal ini kita lakukan bertahap, mudah-mudahan pandemi Covid-19 ini cepat berlalu, sehingga program-program yang akan dilaksanakan oleh Perumda Pasar Mangu Giri Sedana bisa terlaksana," ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan asal Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi itu mengungkapkan dari penyertaan Rp 87 miliar yang telah disetujui, sekitar Rp 53 miliar dipergunakan untuk renovasi beberapa pasar. Seperti Pasar Beringkit, Pasar Petang, dan Pasar Kuta I. "Nanti disesuaikan yang mana lebih prioritas dan kemampuan keuangan kita. Kita akan alokasikan dana tersebut untuk pasar-pasar yang memang urgen dulu," katanya.

Terkait usulan pihak Perumda Pasar Mangu Giri Sedana untuk menambah hiburan berupa bioskop di lantai III Pasar Beringkit, pihaknya mengaku itu tidak masuk dalam dana penyertaan. Lantaran tidak termasuk kebutuhan mendesak. "Tidak, kita utamakan dulu pasar-pasar yang perlu diperbaiki. Bioskop itu kan bukan kebutuhan," tegas Made Yudana.

Saat rapat berlangsung anggota Pansus Komang Tri Ani mengingatkan, pandemi Covid-19 belum berakhir yang menyebabkan daya beli masyarakat berkurang. Sudah pasti dalam pendapatan ada naik turunnya. "Kita perlu melihat prinsip kehati-hatian dalam aspek ekonomi, karena daya pembeli turun. Pendapatan yang meningkat tajam perlu direvisi dan dipikirkan kembali," katanya. *asa
Sumber: Nusabali

Penyertaan Modal Hingga 2024 Mencapai Rp 87 Miliar

Penyertaan Modal Hingga 2024 Mencapai Rp 87 Miliar

Penyertaan Modal Hingga 2024 Mencapai Rp 87 Miliar

Penyertaan Modal Hingga 2024 Mencapai Rp 87 Miliar

Penyertaan Modal Hingga 2024 Mencapai Rp 87 Miliar

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
harian pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya