0
Thumbs Up
Thumbs Down

Penyidik KPK Ceritakan Isi Pertemuan di Rumah Azis

Republika Online
Republika Online - Tue, 27 Apr 2021 22:37
Dilihat: 248
Penyidik KPK Ceritakan Isi Pertemuan di Rumah Azis

JAKARTA -- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Stepanus Robin Pattuju (SRP) mengaku Wali Kota Tanjung Balai M Syahrial (MS) sempat menceritakan masalah yang dihadapinya saat keduanya bertemu di rumah dinas Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Stepanus mengatakan pertemuan di rumah dinas Azis tersebut hanya berlangsung selama 30 menit.

"Setengah jam, ya dia cerita masalah dia saja," kata dia di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (27/4).

Kendati demikian, ia tidak menjelaskan lebih lanjut masalah apa yang dihadapi oleh Syahrial tersebut. Dalam konstruksi perkara disebut pada Oktober 2020, Syahrial menemui Azis di rumah dinas Azis di Jakarta Selatan dan menyampaikan permasalahan adanya penyelidikan yang sedang dilakukan oleh KPK di Pemkot Tanjung Balai.

Atas perintah Azis, selanjutnya ajudan Azis menghubungi Stepanus untuk datang ke rumah dinas Azis tersebut. Azis langsung memperkenalkan Syahrial dengan Stepanus. Dalam pertemuan tersebut, Syahrial menyampaikan permasalahan terkait penyelidikan dugaan korupsi di Pemkot Tanjung Balai yang sedang dilakukan KPK agar tidak naik ke tahap penyidikan. Kemudian, meminta Stepanus dapat membantu agar permasalahan penyelidikan tersebut tidak ditindaklanjuti oleh KPK.

Setelah pertemuan, Stepanus mengenalkan Maskur Husain (MH) selaku pengacara melalui telepon kepada Syahrial untuk membantu permasalahannya tersebut. Stepanus bersama Maskur sepakat membuat komitmen dengan Syahrial terkait penyelidikan dugaan korupsi di Pemkot Tanjung Balai untuk tidak ditindaklanjuti oleh KPK dengan menyiapkan uang Rp 1,5 miliar.

Syahrial menyetujui permintaan Stepanus dan Maskur tersebut dengan mentransfer uang secara bertahap sebanyak 59 kali melalui rekening bank milik Riefka Amalia, teman Stepanus. Syahrial juga memberikan uang secara tunai kepada Stepanus hingga total uang yang telah diterima Stepanus Rp 1,3 miliar.

Dari uang yang telah diterima Stepanus dari Syahrial kemudian diberikan kepada Maskur sebesar Rp 325 juta dan Rp 200 juta.

Selain itu, Maskur juga diduga menerima uang dari pihak lain sekitar Rp 200 juta. Sedangkan Stepanus dari Oktober 2020 sampai April 2021 diduga menerima uang dari pihak lain melalui transfer rekening bank milik Riefka sebesar Rp 438 juta.


Berita Terkait
  • LP3HI Laporkan Azis Syamsuddin ke MKD DPR
  • KPK Diminta Perjelas Status Azis Syamsuddin
  • KPK Periksa Wali Kota Tanjungbalai Syahrial
Berita Lainnya
  • STEI SEBI dan Adira Finance Syariah Gelar Serum Fokus
  • Dua Polisi Tertembak KKB dalam Kondisi Stabil

Penyidik KPK Ceritakan Isi Pertemuan di Rumah Azis

Penyidik KPK Ceritakan Isi Pertemuan di Rumah Azis

Penyidik KPK Ceritakan Isi Pertemuan di Rumah Azis

Penyidik KPK Ceritakan Isi Pertemuan di Rumah Azis

Penyidik KPK Ceritakan Isi Pertemuan di Rumah Azis

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya