0
Thumbs Up
Thumbs Down

Perintah Untuk Terus Mengagumi Istri

Republika Online
Republika Online - Mon, 10 Feb 2020 17:59
Dilihat: 26
Perintah Untuk Terus Mengagumi Istri

JAKARTA -- Ibnu Qayyim Al Jauziyyah, dalam kitabnya yang berjudul Terapi Hati, menyebutkan, mencintai istri bukan sesuatu yang tercela. Sebaliknya, cinta kepada istri adalah fenomena atas kesempurnaan dari cinta suami.

Allah telah memperkuat cinta itu atas hamba-hamba-Nya, seperti difirmankan dalam Alquran surat Ar-Rum ayat 21:

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untukmu istri-istri dan jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya dan dijadikan-Nya di antara rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir."

Menurut Ibnu Qayyim, Allah menjadikan wanita sebagai istri untuk ketentraman laki-laki. Hatinya menjadi tenteram karena istrinya.

Allah menciptakan cinta di antara keduanya. Kecintaan yang murni, yaitu kasih sayang yang memiliki banyak rahmat.

Allah berfirman tentang suatu rahasia hikmah di balik sebutan sesuatu yang telah dia halalkan dan haramkan. Seperti firmannya dalam Alquran surat An-Nisa ayat 26-28:

"Allah hendak menerangkan (hukum syariat-Nya) kepadamu dan menunjukimu kepada jalan-jalan orang yang sebelum kamu (para nabi dan shalihin) dan (hendak) menerima tobatmu, sedang orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya bermaksud supaya kamu berpaling sejauh-jauhnya (dari kebenaran) Allah hendak memberikan keringanan kepadamu dan manusia dijadikan bersifat lemah."

Dalam Shahih Muslim disebutkan dari Jabir RA, Nabi Muhammad SAW melihat seorang wanita, maka ia datang kepada Zainab (istrinya), lalu melaksanakan hajat dengannya. Beliau berkata, "Sesungguhnya wanita datang dalam rupa setan, pergi pun dalam rupa setan. Bila kalian melihat seorang wanita yang mengagumkan maka segeralah datangi istrimu, maka sesungguhnya itu dapat menolak serangan nafsu."

Menurut Ibnu Qayyim, hadis di atas menunjukkan adanya hikmah. Yaitu, perintah agar terus mengagumi istrinya yang memang dikaruniakan kepadanya, demi fitrah biologis sebagai obat yang paling mashlahat. Sebagai dermaga untuk melaksanakan kebutuhannya bersama wanita yang ia cintai dengan segenap kesucian.

Ibnu Majah menyebutkan sebuah riwayat yang marfu (bersumber dari Nabi), "Tiada (wahana) yang dapat dilihat bagi dua orang yang salin bercinta selain melakukan nikah."

Berita Terkait
    Berita Lainnya
    • Thailand Temukan Enam Kasus Baru Virus Corona
    • Arena Bermain di IBF 2020 Bisa Tampung 400 Anak

    Perintah Untuk Terus Mengagumi Istri

    Perintah Untuk Terus Mengagumi Istri

    Perintah Untuk Terus Mengagumi Istri

    Perintah Untuk Terus Mengagumi Istri

    Perintah Untuk Terus Mengagumi Istri

      
    PARTNER KAMI
    JPNN
    Republika Online
    LIPUTAN6
    okezone
    BBC
    bintang
    bola
    Antvklik
    rumah123
    Rumah
    Love Indonesia
    CENTROONE
    wartaekonomi
    Voice of America
    Popular
    Gocekan
    Teqnoforia
    Angelsontrip
    Makanyuks
    telsetNews
    BisnisWisata
    Jakarta Kita
    Indonesia Raya News
    RajaMobil
    Mobil123
    Otospirit
    MakeMac
    Indotelko
    Inditourist
    TEKNOSAINS
    MotorExpertz
    Mobil WOW
    Oto
    Kpop Chart
    salamkorea
    slidegossip
    Hotabis
    INFOJAMBI
    Japanese STATION
    SeleBuzz
    Cintamobil
    Football5star
    Citra Indonesia
    OTORAI
    Sehatly
    Hetanews
    Inikata
    Nusabali
    Garduoto
    Beritakalimantan
    batampos
    covesia
    carmudi
    idnation
    inipasti
    teknorush
    winnetnews
    mediaapakabar
    carvaganza
    mediakepri
    kabarsurabaya