0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pernyataan Jokowi Mencengangkan: Kita Akan Alami Multibencana

genpi
genpi - Sat, 31 Jul 2021 04:40
Dilihat: 42

GenPI.co - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendadak mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki risiko bencana hidrometeorologi yang tinggi.

Pernyataan tersebut diungkapkan Jokowi dalam acara Rakorbangnas BMKG 2021: Info BMKG Kawal Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh di Jakarta, Kamis, (29/7).

Jokowi pun blak-blakan, berdasarkan data, jumlah kejadian bencana hidrometeorologi meningkat signifikan setiap tahunnya.

Mantan Wali Kota Solo ini pun membeberkan, gempa bumi pada kurun waktu 2008-2016 rata-rata 5.000-6.000 kali dalam setahun.

Pada 2017, jumlahnya meningkat menjadi 7.169 kali dan pada 2019 naik signifikan menjadi lebih dari 11.500 kali.

"Frekuensi dan intensitasnya juga terus meningkat bahkan melompat. Kita akan mengalami multibencana dalam waktu bersamaan," jelas Jokowi.

Menurut Jokowi, fakta-fakta tersebut harus diantisipasi dengan menguatkan manajemen penanganan bencana dan meningkatkan kemampuan memitigasi bencana, agar mengurangi risiko korban jiwa, kerusakan, dan kerugian harta benda.

Sementara, pekerjaan rumah BMKG adalah harus terus menghadirkan layanan informasi yang disertai inovasi-inovasi yang mengikuti perkembangan teknologi terbaru.

BMKG harus meningkatkan adaptasi teknologi untuk melakukan observasi, analisis, prediksi, dan peringatan dini secara lebih cepat dan akurat.

Melihat hal itu, Jokowi meminta Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah menjadikan data dan informasi dari BMKG sebagai rujukan dalam pengambilan keputusan dan kebijakan pemerintah.

"Informasi dari BMKG seperti kekeringan, cuaca ekstrem, gempa bumi dan kualitas udara harus menjadi perhatian dan acuan bagi berbagai sektor dalam merancang kebijakan dan pembangunan. Kebijakan nasional dan kebijakan daerah harus betul-betul sensitif dan antisipastif terhadap kerawanan bencana," bebernya.

Oleh sebab itu, Jokowi berpesan agar BMKG bersama BNPB terus meningkatkan kapasitas manajemen penangulangan dan adaptasi bencana, terutama di tingkat daerah.

Dari tingkat keluarahan/desa hingga provinsi, harus ada design manajemen yang jelas yang melibatkan pemerintah,swasta dan masyarakat sejak fase pra bencana, tanggap darurat, dan pasca bencana.

"Manajemen ini juga perlu disimulasi dan dilatih sehingga ketika terjadi bencana kita sudah sangat siap, langsung bekerja dengan cepat," katanya.

Tak hanya itu, Jokowi juga meminta tugas BMKG bukan sekadar hanya menyampaikan informasi cuaca, iklim, gempa, tusnami yang lebih cepat dan dengan jangkauan yang lebih luas kepada masyarakat, tetapi bersinergi bersama BNPB mengedukasi masyarakat bagaimana bersiap menghadapi bencana.

"Masyarakat juga perlu diedukasi untuk mencari dan memanfaatkan informasi yang benar yang disediakan sumber resmi, sehingga tidak mudah terjebak dengan kabar dan berita bohong," pungkasnya.(*)

Lihat video seru ini:

Sumber: genpi

Pernyataan Jokowi Mencengangkan: Kita Akan Alami Multibencana

Pernyataan Jokowi Mencengangkan: Kita Akan Alami Multibencana

Pernyataan Jokowi Mencengangkan: Kita Akan Alami Multibencana

Pernyataan Jokowi Mencengangkan: Kita Akan Alami Multibencana

Pernyataan Jokowi Mencengangkan: Kita Akan Alami Multibencana

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya